Terkumpul Rp275 Juta, Warga Padang Belimbing Solok Patungan Beli Ambulans
Fajar adhitya
Selasa, 24 Agustus 2021 - 23:25 WIB
Warga Padang Belimbing Solok kumpulkan uang Rp275 juta untuk membeli mobil ambulans. (Foto: Antara).
Warga Padang Belimbing, Nagari Koto Sani, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), mengumpulkan dana sebesar Rp275 juta dalam waktu kurang dari satu bulan. Uang yang terkumpul itu dipakai untuk membeli mobil ambulans.
"Kami sudah lama menginginkan pengadaan satu unit mobil ambulans untuk warga Padang Belimbing, memudahkan masyarakat saat proses pemakaman, namun baru bisa mengumpulkan anggarannya bulan kemarin," kata salah seorang warga, Edy Suherman, di Koto Sani, Selasa (24/8/2021).
Ternyata masyarakat di Nagari Koto Sani sangat antusias untuk mengumpulkan dana pembelian mobil ambulans kendati di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19, bahkan tidak sampai satu bulan dana sudah terkumpul sebesar Rp275 juta.
Baca Juga: Warga MIK Semar Galang Donasi Rp10.000 Sampai Punya 2 Ambulans
"Alhamdulillah mobil ambulans itu sudah ada, namun belum sampai ke Nagari Koto Sani karena terhambat pengirimannya akibat penerapan PPKM," kata dia.
Edy mengatakan, masyarakat yang berada di kampung halaman maupun di perantauan juga bersemangat membangun sebuah yayasan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap daerah tersebut.
"Awalnya kami hanya melakukan penggalangan dana untuk membeli ambulans, tetapi hingga saat ini kami berhasil membentuk Yayasan Waqaf Berkah Bersama berkat dukungan dari masyarakat Padang Belimbing baik yang di kampung maupun di perantauan," kata dia.
"Kami sudah lama menginginkan pengadaan satu unit mobil ambulans untuk warga Padang Belimbing, memudahkan masyarakat saat proses pemakaman, namun baru bisa mengumpulkan anggarannya bulan kemarin," kata salah seorang warga, Edy Suherman, di Koto Sani, Selasa (24/8/2021).
Ternyata masyarakat di Nagari Koto Sani sangat antusias untuk mengumpulkan dana pembelian mobil ambulans kendati di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19, bahkan tidak sampai satu bulan dana sudah terkumpul sebesar Rp275 juta.
Baca Juga: Warga MIK Semar Galang Donasi Rp10.000 Sampai Punya 2 Ambulans
"Alhamdulillah mobil ambulans itu sudah ada, namun belum sampai ke Nagari Koto Sani karena terhambat pengirimannya akibat penerapan PPKM," kata dia.
Edy mengatakan, masyarakat yang berada di kampung halaman maupun di perantauan juga bersemangat membangun sebuah yayasan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap daerah tersebut.
"Awalnya kami hanya melakukan penggalangan dana untuk membeli ambulans, tetapi hingga saat ini kami berhasil membentuk Yayasan Waqaf Berkah Bersama berkat dukungan dari masyarakat Padang Belimbing baik yang di kampung maupun di perantauan," kata dia.