home global news

Prancis Tahan Lima Pengungsi Afghanistan

Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:31 WIB
Warga Afghanistan menunggu giliran terbang untuk mengevakuasi diri ke luar negeri. Foto: Antara
Lima warga Afghanistan yang dievakuasi dari Kabul ke Prancis kini dalam pengawasan. Pasalnya, mereka diduga memiliki hubungan dengan Taliban dan salah satunya dipenjara karena melanggar perintah untuk tinggal di rumah.

Kabar tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin, Selasa (24/8/2021) waktu setempat. Sementara, Negara-Negara Barat sedang berupaya mengevakuasi warga mereka dan warga lainnya hingga batas waktu 31 Agustus, yakni tanggal yang disepakati bersama Taliban untuk menarik pasukan asing dari Afghanistan.

Baca Juga:Masjid-Masjid di AS Kumpulkan Donasi Bantu Pengungsi Afghanistan

Sejumlah negara telah meminta waktu lebih banyak untuk melakukan evakuasi. "Lebih dari seribu warga Afghanistan, sekitar seratus warga negara Prancis telah dievakuasi dari Kabul menuju Abu Dhabi dan dari Abu Dhabi menuju Prancis," kata Darmanin kepada Radio Franceinfo.

"Di antara 1.000 warga Afghanistan, seorang di antaranya diduga, saya katakan diduga, memiliki kaitan dengan Taliban. Namun dia banyak membantu militer Prancis, warga negara Prancis, wartawan. Kami mengawasi dia dan teman-temannya saat tiba di Prancis untuk menghilangkan keraguan," katanya.

"Satu dari lima orang itu meninggalkan tempat di mana kami meminta mereka untuk tidak pergi, dia ditahan kemarin, yang menunjukkan dinas keamanan mengawasi secara ketat orang-orang tersebut," ungkapnya.

Baca Juga:WHO Klaim Pasukan di Afghanistan Hanya Kuat Sepekan
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kabul taliban afghanistan inggris prancis
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya