WHO Klaim Pasukan di Afghanistan Hanya Kuat Sepekan
Garry Talentedo KesawaRabu, 25 Agustus 2021 - 08:30 WIB
Bandara Internasional Kabul, Afghanistan. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Pembatasan yang terjadi di Bandara Kabul membuat pengiriman peralatan medis dari luar negeri ke Afghanistan terhalang. Pejabat senior Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Selasa (24/8/2021) waktu setempat, mengklaim pasokan yang dimiliki hanya tahan sepekan ke depan.
Badan PBB itu juga mengkhawatirkan pergolakan di Afghanistan dapat menyebabkan lonjakan infeksi virus corona. Pasalnya, pelaksanaan tes Covid-19 turun 77 persen dalam sepekan terakhir. Hal demikian juga disampaikan pejabat kantor WHO untuk Mediterania Timur itu.
Pejabat tersebut mengatakan, 95 persen fasilitas kesehatan di Afghanistan masih beroperasi. Namun, sejumlah staf perempuan belum kembali bertugas dan beberapa pasien perempuan takut untuk meninggalkan rumah.
Pengiriman 500 ton lebih pasokan medis yang terdiri atas peralatan bedah dan paket makanan untuk penderita gizi buruk juga tertunda. Penyebabnya sama, yakni pembatasan kegiatan dan penerbangan di Bandara Kabul. (Sumber: Antaranews).
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”