LANGIT7.ID, Jakarta - Penerbangan evakuasi militer
Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan dibuat panik lantaran seorang ibu muda hendak
melahirkan di atas pesawat. Syukur, persalinan bayi perempuan tersebut dapat menunggu hingga pesawat mendarat darurat di pangkalan udara AS di Jerman.
Hal tersebut disampaikan seorang angakatan udara AS, Sabtu (21/8/2021) seperti dilansir dari
Anadolu Agency. Dalam serangkaian tweet yang bermunculan pada Ahad (22/8/2021), Komando Mobilitas Udara AS mengatakan, wanita itu mengalami kesulitan saat melahirkan di atas pesawat angkut C-17.
Baca Juga: Jusuf Kalla: Taliban Saat Ini Lebih Moderat"Komandan pesawat memutuskan menurunkan ketinggian untuk meningkatkan tekanan udara di pesawat, yang membantu menstabilkan dan menyelamatkan nyawa ibu," demikian bunyi laporan tersebut.
Adapaun penerbangan tersebut berangkat dari pangkalan sementara di Timur Tengah ke Pangkalan Udara Ramstein di Eropa. Saat mendarat, personel dari Grup Medis ke-86 angkatan udara membantu persalinan di ruang kargo pesawat. Bayi perempuan dan ibunya kemudian diangkut ke fasilitas medis terdekat dan dinyatakan dalam kondisi baik.
Diketahui, Taliban menguasai Afghanistan setelah merebut Kabul pada 15 Agustus yang memaksa Presiden Ashraf Ghani dan pejabat tinggi lainnya meninggalkan negara tersebut. Perebutan kekuasaan yang tak terduga memicu pelarian besar-besaran dari
Afghanistan.
Baca Juga: Ibu Positif Covid-19 Jangan Cemas, Masih Bisa Menyusui BayiNegara-negara sedang mengevakuasi warganya, diplomat dan beberapa warga Afghanistan yang bekerja dengan pasukan Barat dan khawatir akan keselamatan mereka. Ribuan orang berkumpul di bandara Kabul setiap hari, berharap bisa terbang meninggalkan negara itu. (Sumber:
Anadolu Agency)
Baca Juga:
Hadits Arbain (2): Islam, Iman dan Ihsan
Masjid di Tengah Hutan Gowa Bak Istana, Sampai Dipasangi CCTV(asf)