Demand Terus Anjlok, Angkutan Perkotaan Terancam Punah
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 03 Februari 2023 - 14:15 WIB
Ilustrasi transportasi publik di Jakarta. Foto: (Langit7.id/iStock)
Demand akan angkutan perkotaan terus anjlok seiring waktu. Kebiasaan masyarakat yang kian bergantung pada penggunaan kendaraan pribadi menjadi salah satu alasannya.
Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno mengatakan, ketergantungan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi membuat angkutan perkotaan terancam punah. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya angkutan perkotaan di beberapa wilayah Indonesia yang sudah tidak lagi memadai.
"Kalaupun ada, hanya tinggal sisa armada yang masih mampu beroperasi apa adanya. Tapi sudah tidak bisa lagi melakukan peremajaan," kata dia dalam keterangan yang diterima Langit7, Jumat (3/2/2023).
Baca Juga:Aturan Subsidi 7 Juta Motor Listrik Diumumkan Awal Februari 2023
Untuk itu, dia berharap agar pemerintah dapat mengeluarkan kebijakan prioritas sebagai upaya penyelamatan angkutan perkotaan. Termasuk intervensi pemerintah dalam meremajakan kembali dan mengembalikan daya saing angkutan perkotaan.
"Skema Buy The Service mampu merealisasikan hal tersebut. Dalam penerapannya, pemerintah melakukan intervensi terhadap angkutan perkotaan," ujar Djoko.
Belum lagi, lanjut Djoko, manajemen transportasi skema buy the service tidak menggunakan sistem setoran (pengemudi mendapat gaji bulanan). Namun, operator hanya berkonsentrasi pada pelayanan, dan pembayarannya sesuai dengan jarak (kilometer) layanan, dan mempunyai standar pelayanan tertentu.
Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno mengatakan, ketergantungan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi membuat angkutan perkotaan terancam punah. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya angkutan perkotaan di beberapa wilayah Indonesia yang sudah tidak lagi memadai.
"Kalaupun ada, hanya tinggal sisa armada yang masih mampu beroperasi apa adanya. Tapi sudah tidak bisa lagi melakukan peremajaan," kata dia dalam keterangan yang diterima Langit7, Jumat (3/2/2023).
Baca Juga:Aturan Subsidi 7 Juta Motor Listrik Diumumkan Awal Februari 2023
Untuk itu, dia berharap agar pemerintah dapat mengeluarkan kebijakan prioritas sebagai upaya penyelamatan angkutan perkotaan. Termasuk intervensi pemerintah dalam meremajakan kembali dan mengembalikan daya saing angkutan perkotaan.
"Skema Buy The Service mampu merealisasikan hal tersebut. Dalam penerapannya, pemerintah melakukan intervensi terhadap angkutan perkotaan," ujar Djoko.
Belum lagi, lanjut Djoko, manajemen transportasi skema buy the service tidak menggunakan sistem setoran (pengemudi mendapat gaji bulanan). Namun, operator hanya berkonsentrasi pada pelayanan, dan pembayarannya sesuai dengan jarak (kilometer) layanan, dan mempunyai standar pelayanan tertentu.