Sejarah Gempa Turki, Selalu Timbulkan Kerusakan Fatal
Mahmuda attar hussein
Selasa, 07 Februari 2023 - 16:35 WIB
Petugas penyelamat dan tim medis berusaha menemukan warga yang terjebak di bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di Diyarbakir, Turki, Senin (6/2/2023). (Foto: AP PHOTO/MAHMUT BOZARSAN)
Turki baru saja dilanda gempa bumi berkekuatan dahsyat Magnitudo 7,8 pada Senin (6/2) kemarin. Namun, gempa mematikan tersebut bukanlah satu-satunya yang pernah terjadi di negara Timur Tengah itu.
Menurut Seismolog Imperial College London, Stephen Hicks, gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 di Turki itu memiliki kekuatan serupa dengan kejadian yang menewaskan 30.000 orang pada Desember 1939 silam.
Baca Juga:Muhammadiyah Kirim 29 Relawan Bantu Korban Gempa Bumi Turki
Hicks mengungkapkan, hal itu terjadi karena Turki pada dasarnya berada di sarang aktivitas seismik. Di mana wilayahnya berada di persimpangan dua patahan besar di Lempeng Anatolia, yakni Patahan Anatolia Utara (Northern Anatolian Fault/NAF) yang melintas Turki dari barat ke timur, dan Patahan Anatolia Timur (EAST Anatolian Fault/EAF) yang ada di wilayah tenggara Turki.
"Nerthern Anatolian Fault mendapat banyak perhatian dalam beberapa tahun terakhir, karena migrasi gempa besar ke arah Istanbul. Namun, hari ini gempa M 7,8 tampaknya terkait dengan zona East Anatolian Fault yang mengimbangi lempeng tektonik Arab dan Anatolia," cuit Stephen di @seismo_steve, Senin (6/2/2023).
Mengutip Middle East Eye, negara di bawah kepemimpinan Recep Tayyip Erdogan itu selama satu abad terakhir telah berulang kali mengalami gempa bumi. Pada bulan Desember 1939, gempa berkekuatan 7,8 melanda dekat kota Erzincan di Turki timur, menewaskan lebih dari 30.000 orang.
Baca Juga:Penyebab Turki Diguncang Gempa Dahsyat: Berada di Persimpangan Lempeng Anatolia
Menurut Seismolog Imperial College London, Stephen Hicks, gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 di Turki itu memiliki kekuatan serupa dengan kejadian yang menewaskan 30.000 orang pada Desember 1939 silam.
Baca Juga:Muhammadiyah Kirim 29 Relawan Bantu Korban Gempa Bumi Turki
Hicks mengungkapkan, hal itu terjadi karena Turki pada dasarnya berada di sarang aktivitas seismik. Di mana wilayahnya berada di persimpangan dua patahan besar di Lempeng Anatolia, yakni Patahan Anatolia Utara (Northern Anatolian Fault/NAF) yang melintas Turki dari barat ke timur, dan Patahan Anatolia Timur (EAST Anatolian Fault/EAF) yang ada di wilayah tenggara Turki.
"Nerthern Anatolian Fault mendapat banyak perhatian dalam beberapa tahun terakhir, karena migrasi gempa besar ke arah Istanbul. Namun, hari ini gempa M 7,8 tampaknya terkait dengan zona East Anatolian Fault yang mengimbangi lempeng tektonik Arab dan Anatolia," cuit Stephen di @seismo_steve, Senin (6/2/2023).
Mengutip Middle East Eye, negara di bawah kepemimpinan Recep Tayyip Erdogan itu selama satu abad terakhir telah berulang kali mengalami gempa bumi. Pada bulan Desember 1939, gempa berkekuatan 7,8 melanda dekat kota Erzincan di Turki timur, menewaskan lebih dari 30.000 orang.
Baca Juga:Penyebab Turki Diguncang Gempa Dahsyat: Berada di Persimpangan Lempeng Anatolia