Rayyanah Barnawi, Muslimah Saudi Pertama yang Terbang ke Luar Angkasa
Fajar adhitya
Selasa, 14 Februari 2023 - 19:00 WIB
Rayyanah Barnawi menjadi muslimah Arab Saudi pertama yang akan melakukan penerbangan ke luar angkasa.
Rayyanah Barnawi menjadi muslimah Arab Saudi pertama yang akan melakukan penerbangan ke luar angkasa. Dia bakal turut serta dalam misi Axiom Mission 2 (Ax-2).
Perempuan berusia 33 tahun itu bersama astronaut Arab Saudi lainnya, Ali Al Qarni akan melakukan perjalanan ke ISS atau Stasiun Luar Angkasa Internasional. Penerbangan luar angkasa dijadwalkan meluncur dari Kennedy Space Center NASA di Florida menggunakan SpaceX Dragon.
Baca juga: Arab Saudi Bakal Kirim Astronot Wanita ke Luar Angkasa Tahun Depan
Barnawi dan Alqarni akan menjadi warga Saudi kedua dan ketiga yang pergi ke luar angkasa, setelah Sultan bin Salman Al Saud, yang terbang sebagai spesialis muatan dalam misi pesawat ulang-alik pada tahun 1985.
Alqarni adalah pilot pesawat tempur berusia 31 tahun di angkatan udara Saudi dan Barnawi adalah peneliti kanker. Keduanya akan melakukan 14 eksperimen biomedis dan fisika selama berada di ISS.
Barnawi memegang dua gelar dalam Ilmu Biomedis. Dia mendapat gelar Sarjana dari Universitas Otago Selandia Baru dan Master dari Universitas Alfaisal. Dia juga seorang spesialis laboratorium penelitian, dengan pengalaman hampir satu dekade dalam penelitian sel induk kanker.
Direktur Penerbangan Luar Angkasa Manusia Axiom Space dan mantan astronaut NASA Peggy Whitson akan memimpin misi ini. Sementara, bertindak sebagai pilot adalah John Shoffner dari Knoxville, Tennessee.
Perempuan berusia 33 tahun itu bersama astronaut Arab Saudi lainnya, Ali Al Qarni akan melakukan perjalanan ke ISS atau Stasiun Luar Angkasa Internasional. Penerbangan luar angkasa dijadwalkan meluncur dari Kennedy Space Center NASA di Florida menggunakan SpaceX Dragon.
Baca juga: Arab Saudi Bakal Kirim Astronot Wanita ke Luar Angkasa Tahun Depan
Barnawi dan Alqarni akan menjadi warga Saudi kedua dan ketiga yang pergi ke luar angkasa, setelah Sultan bin Salman Al Saud, yang terbang sebagai spesialis muatan dalam misi pesawat ulang-alik pada tahun 1985.
Alqarni adalah pilot pesawat tempur berusia 31 tahun di angkatan udara Saudi dan Barnawi adalah peneliti kanker. Keduanya akan melakukan 14 eksperimen biomedis dan fisika selama berada di ISS.
Barnawi memegang dua gelar dalam Ilmu Biomedis. Dia mendapat gelar Sarjana dari Universitas Otago Selandia Baru dan Master dari Universitas Alfaisal. Dia juga seorang spesialis laboratorium penelitian, dengan pengalaman hampir satu dekade dalam penelitian sel induk kanker.
Direktur Penerbangan Luar Angkasa Manusia Axiom Space dan mantan astronaut NASA Peggy Whitson akan memimpin misi ini. Sementara, bertindak sebagai pilot adalah John Shoffner dari Knoxville, Tennessee.