home global news

Mumpung Masih Hujan, BMKG Ajak Masyarakat Panen Air Hadapi Kemarau

Jum'at, 17 Februari 2023 - 22:02 WIB
Ilustrasi tampungan air hujan. Foto: LANGIT7/iStock
Hujan adalah rahmat Allah yang bermanfaat dan menyuburkan bumi apabila bisa dikelola dengan benar. Salah satu berkah air hujan adalah sebagai cadangan air saat musim kemarau.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengajak masyarakat melakukan panen air hujan sebagai langkah mitigasi musim kemarau. BMKG sendiri memprediksi musim kemarau di tahun 2023 akan lebih kering jika dibandingkan dengan periode tiga tahun terakhir (2020-2022).

Baca juga: Tips Memanfaatkan Air Hujan untuk Cadangan di Musim Kemarau

"Mumpung saat ini hujan masih turun, maka kami memgimbau kepada seluruh masyarakat dan pemerintah daerah untuk melakukan aksi panen hujan dengan cara menampungnya menggunakan tandon air atau bak penampung," ungkap Dwikorita di Jakarta dikutip siaran pers, Jumat (17/2/2023).

Dwikorita mengatakan bahwa dalam beberapa bulan yang akan datang, curah hujan dengan intensitas rendah dapat terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Sektor yang terdampak seperti sumber daya air, hutan, pertanian dan kebencanaan.

Karenanya, perlu langkah antisipatif untuk meminimalisir dampak kekeringan. Setelah mengalami kondisi La Nina selama 3 tahun terakhir (2020-2022) mengakibatkan iklim basah, pemantauan terbaru suhu permukaan laut di Samudra Pasifik saat ini intensitas La Nina terus melemah dengan indeks sebesar -0,61.

Plt. Deputi Bidang Klimatologi BMKG menerangkan menjelaskan, kondisi La Nina ini diprediksi akan terus melemah dan beralih ke kondisi Netral pd Feb–Maret 2023. Kondisi ENSO Netral diprediksi akan bertahan hingga pertengahan 2023. Kondisi ini menyebabkan musim kemarau 2023 diprediksikan lebih kering dibanding 3 tahun terakhir
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
musim hujan bmkg musim kemarau air hujan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya