Megawati Sindir Ibu-ibu Pengajian, KH Cholil Nafis: Tak Usah Usil
Muhajirin
Ahad, 19 Februari 2023 - 05:00 WIB
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri (Foto: Antara)
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, merespons pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang menyindir ibu-ibu pengajian.
“Saya maafkan. Tapi tak ada ceritanya ibu-ibu rajin ngaji itu jadi bodoh dan tidak kreatif. Ngaji itu melatih hati dan mengkaji melatih pikir. Keduanya banyak yang bisa memadukan sekaligus. Soal tak senang ngaji tak apalah, tapi tak usah usil dengan ibu-ibu yang rajin ngaji sampai kapan pun,” kata KH Cholil Nafis di akun twitter-nya, Sabtu (18/2/2023).
Baca Juga: Megawati Bela Keputusan Pemerintah Naikkan Harga BBM Subsidi
Dalam acara Kick Off Pancasila dalam TIndakan ‘Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting’ yang digelar BKKBN, Megawati mengaku heran dengan banyak ibu-ibu yang senang menghadiri pengajian. Dia lantas bertanya bagaimana dengan anak mereka.
“Saya melihat ibu-ibu itu, maaf ya, Sekarang kan budayanya beribu maaf, jangan lagi nanti saya di-bully. Kenapa toh, seneng banget ngikut pengajian? Maaf beribu maaf, saya sampai mikir gitu ini pengajian ini sampai kapan tho yo? Anakke arep dikapakke (anaknya mau diapain)?” ujar Megawati.
Kendati begitu, dia mengaku tidak bermaksud melarang ibu-ibu mengikuti pengajian. Hanya saja, dia menyarankan dan meminta agar ibu-ibu tetap mengutamakan keluarga, terutama dalam mengurus anak.
“Saya maafkan. Tapi tak ada ceritanya ibu-ibu rajin ngaji itu jadi bodoh dan tidak kreatif. Ngaji itu melatih hati dan mengkaji melatih pikir. Keduanya banyak yang bisa memadukan sekaligus. Soal tak senang ngaji tak apalah, tapi tak usah usil dengan ibu-ibu yang rajin ngaji sampai kapan pun,” kata KH Cholil Nafis di akun twitter-nya, Sabtu (18/2/2023).
Baca Juga: Megawati Bela Keputusan Pemerintah Naikkan Harga BBM Subsidi
Dalam acara Kick Off Pancasila dalam TIndakan ‘Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting’ yang digelar BKKBN, Megawati mengaku heran dengan banyak ibu-ibu yang senang menghadiri pengajian. Dia lantas bertanya bagaimana dengan anak mereka.
“Saya melihat ibu-ibu itu, maaf ya, Sekarang kan budayanya beribu maaf, jangan lagi nanti saya di-bully. Kenapa toh, seneng banget ngikut pengajian? Maaf beribu maaf, saya sampai mikir gitu ini pengajian ini sampai kapan tho yo? Anakke arep dikapakke (anaknya mau diapain)?” ujar Megawati.
Kendati begitu, dia mengaku tidak bermaksud melarang ibu-ibu mengikuti pengajian. Hanya saja, dia menyarankan dan meminta agar ibu-ibu tetap mengutamakan keluarga, terutama dalam mengurus anak.