Kaderisasi Majelis Taklim, BKMT Ajak Anak Muda Aktif di Kegiatan Sosial
Mahmuda attar hussein
Senin, 20 Februari 2023 - 22:40 WIB
Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Syifa Fauzia. (Foto: Dok. BKMT)
Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Syifa Fauzia menyebutkan, pihaknya terus melakukan upaya kaderisasi atau regenerasi anggota melalui berbagai kegiatan sosial. Kaderisasi diperlukan dalam tubuh majelis taklim, mengingat 75 persen anggotanya saat ini berusia 50 tahun ke atas.
Menurut Syifa, kaderisasi dibutuhkan sebagai penyambung peran majelis taklim sebagai organisasi yang membangun masyarakat melalui syiar Islam. Untuk itu, peran anak muda sangat penting dalam meneruskan semangat dakwah di Tanah Air.
"Kita untuk kader muda itu banyak dilibatkan dalam kegiatan sosialnya BKMT. Misalnya kayak kemarin (gempa) Cianjur, itu kita ngajakin yang muda-muda," ujar Syifa kepada Langit7, Senin (20/2/2023).
Baca Juga:Manfaatkan Media Sosial, BKMT Bakal Sajikan Konten Dakwah Kekinian
Kegiatan sosial itu, lanjut Syifa, sangat tepat dengan karakter anak muda zaman sekarang. Terlebih, beberapa di antara mereka masih ada yang belum mau bergabung dengan ibu-ibu dalam setiap kegiatan pangajian di majelis taklim.
"Jadi yang pertama, untuk anak muda ini masuknya dari hal-hal yang berbau sosial, kepedulian sosial. Di situ mereka mau untuk membantu, menggalang dana, dan menyalurkan bantuan," katanya.
Kedua, BKMT juga berupa untuk menyosialisasikan syiar dakwah Islam melalui media sosial. Pasalnya, kehidupan anak muda sekarang yang memang melekat dengan akses informasi secara digital.
Menurut Syifa, kaderisasi dibutuhkan sebagai penyambung peran majelis taklim sebagai organisasi yang membangun masyarakat melalui syiar Islam. Untuk itu, peran anak muda sangat penting dalam meneruskan semangat dakwah di Tanah Air.
"Kita untuk kader muda itu banyak dilibatkan dalam kegiatan sosialnya BKMT. Misalnya kayak kemarin (gempa) Cianjur, itu kita ngajakin yang muda-muda," ujar Syifa kepada Langit7, Senin (20/2/2023).
Baca Juga:Manfaatkan Media Sosial, BKMT Bakal Sajikan Konten Dakwah Kekinian
Kegiatan sosial itu, lanjut Syifa, sangat tepat dengan karakter anak muda zaman sekarang. Terlebih, beberapa di antara mereka masih ada yang belum mau bergabung dengan ibu-ibu dalam setiap kegiatan pangajian di majelis taklim.
"Jadi yang pertama, untuk anak muda ini masuknya dari hal-hal yang berbau sosial, kepedulian sosial. Di situ mereka mau untuk membantu, menggalang dana, dan menyalurkan bantuan," katanya.
Kedua, BKMT juga berupa untuk menyosialisasikan syiar dakwah Islam melalui media sosial. Pasalnya, kehidupan anak muda sekarang yang memang melekat dengan akses informasi secara digital.