Sri Mulyani: APBN 2024 Fokus Turunkan Kemiskinan dan Stunting
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 21 Februari 2023 - 15:40 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Humas Kemenkeu)
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, pemerintah akan fokus pada program-program prioritas dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2024. Ada enam program prioritas yang dicanangkan di periode terakhir masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani usai menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Tahun 2024 di Kantor Presiden, Jakarta.
"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa 2024 adalah tahun terakhir dari pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Kyai Haji Ma’ruf Amin. Oleh karena itu berbagai program-program prioritas akan dilakukan fokus didalam pelaksanaannya," ujar Sri Mulyani, dikutip Selasa (21/2/2023).
Baca Juga:Indonesia Kirim 140 Ton Bantuan Logistik ke Turki dan Suriah
Menkeu memaparkan, dua fokus jangka pendek yaitu penghapusan kemiskinan ekstrem dan penurunan angka stunting. Sri Mulyani menuturkan bahwa penurunan kemiskinan ekstrem mencapai 0 persen akan diupayakan tahun 2024.
"Ini berarti keseluruhan total kemiskinan akan menurun dan juga dari kebutuhan untuk pendanaannya akan dilakukan prioritas untuk tahun ini dan tahun depan," kata Menkeu.
Sedangkan untuk penurunan stunting, lanjut Menkeu, Presiden Jokowi telah memberikan arahan kepada kepala daerah untuk menurunkan stunting hingga 3 persen.
Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani usai menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Tahun 2024 di Kantor Presiden, Jakarta.
"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa 2024 adalah tahun terakhir dari pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Kyai Haji Ma’ruf Amin. Oleh karena itu berbagai program-program prioritas akan dilakukan fokus didalam pelaksanaannya," ujar Sri Mulyani, dikutip Selasa (21/2/2023).
Baca Juga:Indonesia Kirim 140 Ton Bantuan Logistik ke Turki dan Suriah
Menkeu memaparkan, dua fokus jangka pendek yaitu penghapusan kemiskinan ekstrem dan penurunan angka stunting. Sri Mulyani menuturkan bahwa penurunan kemiskinan ekstrem mencapai 0 persen akan diupayakan tahun 2024.
"Ini berarti keseluruhan total kemiskinan akan menurun dan juga dari kebutuhan untuk pendanaannya akan dilakukan prioritas untuk tahun ini dan tahun depan," kata Menkeu.
Sedangkan untuk penurunan stunting, lanjut Menkeu, Presiden Jokowi telah memberikan arahan kepada kepala daerah untuk menurunkan stunting hingga 3 persen.