Turki dan Suriah Kembali Diguncang Gempa, 3 Orang Tewas
Mahmuda attar hussein
Selasa, 21 Februari 2023 - 14:21 WIB
Ilustrasi Seismograf sebagai perangkat untuk mengukur dan mencatat gempa bumi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Turki dan Suriah kembali diguncang gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,4 pada Senin (20/2) kemarin. Gempa bumi tersebut menewaskan tiga orang dan menyebabkan lebih dari 200 orang luka-luka.
Gempa tersebut berpusat di kota Defne, provinsi Hatay, Turki. Wilayah ini merupakan salah satu daerah yang paling parah terdampak gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 pada 6 Februari lalu.
Gempa bumi baru itu turut dirasakan di Suriah, Yordania, Siprus, Israel, dan Mesir. Bahkan, diikuti juga gempa susulan keduanya dengan kekuatan Magnitudo 5,8.
Baca Juga:Indonesia Kirim 140 Ton Bantuan Logistik ke Turki dan Suriah
"Tiga orang tewas dan 213 lainnya luka-luka. Upaya pencarian dan penyelamatan sedang dilakukan di tiga bangunan yang runtuh, enam orang diyakini terjebak di dalamnya," kata Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu, dikutip dari Arab News, Selasa (21/2/2023).
Sementara di wilayah Hatay, pihak kepolisian menyelamatkan satu orang yang terperangkap di dalam gedung berlantai tiga. Disebutkan para korban yang terjebak itu merupakan bagian dari tim bantuan gempa Turki pada 6 Februari lalu.
Organisasi pertahanan sipil, Helm Putih, melaporkan lebih dari 130 orang cedera mengalami patah tulang dan kasus orang pingsan karena ketakutan. Sejumlah bangunan juga roboh akibat gempa.
Gempa tersebut berpusat di kota Defne, provinsi Hatay, Turki. Wilayah ini merupakan salah satu daerah yang paling parah terdampak gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 pada 6 Februari lalu.
Gempa bumi baru itu turut dirasakan di Suriah, Yordania, Siprus, Israel, dan Mesir. Bahkan, diikuti juga gempa susulan keduanya dengan kekuatan Magnitudo 5,8.
Baca Juga:Indonesia Kirim 140 Ton Bantuan Logistik ke Turki dan Suriah
"Tiga orang tewas dan 213 lainnya luka-luka. Upaya pencarian dan penyelamatan sedang dilakukan di tiga bangunan yang runtuh, enam orang diyakini terjebak di dalamnya," kata Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu, dikutip dari Arab News, Selasa (21/2/2023).
Sementara di wilayah Hatay, pihak kepolisian menyelamatkan satu orang yang terperangkap di dalam gedung berlantai tiga. Disebutkan para korban yang terjebak itu merupakan bagian dari tim bantuan gempa Turki pada 6 Februari lalu.
Organisasi pertahanan sipil, Helm Putih, melaporkan lebih dari 130 orang cedera mengalami patah tulang dan kasus orang pingsan karena ketakutan. Sejumlah bangunan juga roboh akibat gempa.