Legislator Minta Pemerintah Klarifikasi Kejelasan Status Mobil Esemka
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 24 Februari 2023 - 15:00 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kiri) mengamati salah satu produk Esemka, pikap Bima. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto meminta pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan penjelasan atau klarifikasi tentang status pembuat Mobil Esemka. Hal tersebut merespons kabar yang beredar bahwa mobil Esemka buatan China.
Menurut Mulyanto, klarifikasi amat penting dilakukan mengingat mobil Esemka sebelumnya digadang-gadang sebagai mobil nasional buatan anak bangsa. Dia menilai penetapan status produksi mobil Esemka akan berdampak pada banyak hal, salah satunya terkait rencana pemerintah memberikan subsidi pembelian kendaraan listrik.
"Bila mobil Esemka memang produksi dalam negeri maka kita angkat topi. Tapi kalau mobil Esemka ternyata bukan produksi dalam negeri sebagaimana diberitakan, maka secara moral dan politik Jokowi harus bertanggung jawab," ujar Mulyanto dalam keterangannya, Jumat (24/2/2023).
Baca Juga:Jokowi Sebut Insentif Kendaraan Listrik Tetap Diberikan, Prioritas Roda Dua
Politisi Fraksi PKS itu mengaku prihatin dengan politisasi mobil Esemka. Menurutnya, tidak sepatutnya isu ini dibiarkan tanpa kejelasan karena berpotensi membodohi masyarakat.
Oleh karena itu, Mulyanto minta DPR RI mendorong agar masalah ini menjadi jelas. "Saya pikir mobil Esemka ini dikirim dari alam gaib, karena selama ini tidak jelas perkembangannya," katanya.
"Mereka muncul hanya di tahun politik menjelang pemilu. Setelah bertahun-tahun dicari ternyata baru sekarang diketahui kalau Esemka buatan China," tutur Mulyanto.
Menurut Mulyanto, klarifikasi amat penting dilakukan mengingat mobil Esemka sebelumnya digadang-gadang sebagai mobil nasional buatan anak bangsa. Dia menilai penetapan status produksi mobil Esemka akan berdampak pada banyak hal, salah satunya terkait rencana pemerintah memberikan subsidi pembelian kendaraan listrik.
"Bila mobil Esemka memang produksi dalam negeri maka kita angkat topi. Tapi kalau mobil Esemka ternyata bukan produksi dalam negeri sebagaimana diberitakan, maka secara moral dan politik Jokowi harus bertanggung jawab," ujar Mulyanto dalam keterangannya, Jumat (24/2/2023).
Baca Juga:Jokowi Sebut Insentif Kendaraan Listrik Tetap Diberikan, Prioritas Roda Dua
Politisi Fraksi PKS itu mengaku prihatin dengan politisasi mobil Esemka. Menurutnya, tidak sepatutnya isu ini dibiarkan tanpa kejelasan karena berpotensi membodohi masyarakat.
Oleh karena itu, Mulyanto minta DPR RI mendorong agar masalah ini menjadi jelas. "Saya pikir mobil Esemka ini dikirim dari alam gaib, karena selama ini tidak jelas perkembangannya," katanya.
"Mereka muncul hanya di tahun politik menjelang pemilu. Setelah bertahun-tahun dicari ternyata baru sekarang diketahui kalau Esemka buatan China," tutur Mulyanto.