Keajaiban Numerik Al-Qur’an, Posisi dan Jumlah Ayat pun Punya Makna
Muhajirin
Ahad, 05 Maret 2023 - 22:20 WIB
Mushaf Al Quran (Foto: Istimewa)
Banyak ilmuwan telah mengakui kehebatan Al Qur’an. Misalnya dalam susunan kata, ayat, dan juz. Secara alami, elemen semacam itu menyampaikan makna.
Tetapi orang tidak akan berharap tata letak dan pengaturan itu akan bermakna. Manusia modern telah sepakat ada 12 bulan atau 365 hari dalam setahun. Kata 'bulan' (shahr dalam bahasa Arab) muncul di dalam Al Qur'an tepat 12 kali. Kata 'hari' (yawm dalam bahasa Arab) muncul di dalam Al Qur'an tepat 365 kali.
Penempatan ayat sampai tokoh sejarah dalam Al Qur’an juga mengandung makna mendalam. Misalnya, tentang dalam Surat Ali Imran ayat 59 menjelaskan tentang Nabi Isa AS seperti Nabi Adam AS di hadapan Allah.
Baca Juga:6 Cara Tetap Istiqamah Beribadah dan Beramal Baik Berdasarkan Al Quran
Tak sampai di situ, Al Qur’an punya cara tersendiri dalam menunjukkan kesamaan Nabi Adam AS dan Nabi Isa AS. Nama Nabi Isa dan Nabi Adam muncul dalam Al Qur'an sebanyak 25 kali, bahkan kedua nama itu tersebar di seluruh Al Qur’an.
“Jarang terjadi di bab yang sama. Bagi seorang penulis untuk mencatat berapa kali kata-kata ini ada di dalam buku tidaklah mudah,” kata Presiden Islamic Information and Dawah Centre International in Toronto, Dr. Shabir Ally, dikutip laman About Islam, Sabtu (4/3/2023).
Pada 1938, seorang sarjana Mesir Fuad Abdul Baqi menyiapkan sebuah konkordansi yang mencantumkan semua kata dalam Al Qur'an dan lokasinya. Dapat dilihat sekilas bahwa nama Adam dan Isa jarang muncul berdekatan satu sama lain, namun mereka muncul masing-masing 25 kali.
Tetapi orang tidak akan berharap tata letak dan pengaturan itu akan bermakna. Manusia modern telah sepakat ada 12 bulan atau 365 hari dalam setahun. Kata 'bulan' (shahr dalam bahasa Arab) muncul di dalam Al Qur'an tepat 12 kali. Kata 'hari' (yawm dalam bahasa Arab) muncul di dalam Al Qur'an tepat 365 kali.
Penempatan ayat sampai tokoh sejarah dalam Al Qur’an juga mengandung makna mendalam. Misalnya, tentang dalam Surat Ali Imran ayat 59 menjelaskan tentang Nabi Isa AS seperti Nabi Adam AS di hadapan Allah.
Baca Juga:6 Cara Tetap Istiqamah Beribadah dan Beramal Baik Berdasarkan Al Quran
Tak sampai di situ, Al Qur’an punya cara tersendiri dalam menunjukkan kesamaan Nabi Adam AS dan Nabi Isa AS. Nama Nabi Isa dan Nabi Adam muncul dalam Al Qur'an sebanyak 25 kali, bahkan kedua nama itu tersebar di seluruh Al Qur’an.
“Jarang terjadi di bab yang sama. Bagi seorang penulis untuk mencatat berapa kali kata-kata ini ada di dalam buku tidaklah mudah,” kata Presiden Islamic Information and Dawah Centre International in Toronto, Dr. Shabir Ally, dikutip laman About Islam, Sabtu (4/3/2023).
Pada 1938, seorang sarjana Mesir Fuad Abdul Baqi menyiapkan sebuah konkordansi yang mencantumkan semua kata dalam Al Qur'an dan lokasinya. Dapat dilihat sekilas bahwa nama Adam dan Isa jarang muncul berdekatan satu sama lain, namun mereka muncul masing-masing 25 kali.