Kemendagri Dorong Ormas Perempuan Sukseskan Pemilu 2024
Redaksi
Senin, 06 Maret 2023 - 20:35 WIB
Webinar bertajuk Peran Organisasi Kemasyarakatan Perempuan Dalam Rangka Peningkatan Partisipasi Politik dalam Mendukung Suksesnya Pemilu 2024, Senin (6/3/2023). (Foto: Tangkapan Layar)
Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Politik dan PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI mendorong Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) perempuan turut serta menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2024.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan PUM Kemendagri saat menggelar webinar bertajuk ‘Peran Organisasi Kemasyarakatan Perempuan Dalam Rangka Peningkatan Partisipasi Politik dalam Mendukung Suksesnya Pemilu 2024’. Menurutnya, Kemendagri memiliki kewajiban mendukung sukses penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak 2024.
"Sengaja kita angkat tema peran Ormas perempuan dalam rangka peningkatan partisipasi politik dalam mendukung suksesnya pemilu 2024, ini memang penting untuk kita didialogkan kembali. Jadi, tema perempuan dan politik itu memang selalu tema menarik dan tentu itu juga menjadi resep-resep ilmiah dan diskursus ilmiah, dan bahkan bahan-bahan riset seluruh dunia," kata Bahtiar, Senin (6/3/2023).
Baca Juga:KPU: Tahapan Pemilu 2024 Tak Terganggu Putusan PN Jakpus
Bahtiar mengungkapkan, dari 200 negara di dunia, masalah politik dan perempuan masih menjadi masalah di berbagai negara. Terlebih, diskusi dua tema di atas selalu datar-datar saja dalam satu terakhir di Indonesia.
"Penurunan jumlah Ormas atau organisasi pergerakan di bidang perempuan akan menjadi soal juga dalam catatan dibandingkan diawal reformasi dan beberapa tahun terakhir ini. Di Indonesia hanya 0,08 persen dan bahkan beberapa Negara di dunia praktik-praktik diskriminasi terhadap kaum perempuan dalam politik ini masih banyak terjadi," ungkap Bahtiar.
Ditjen Politik dan PUM Kemendagri, lanjut Bahtiar, punya kewajiban moral dan tugas untuk mendukung, mendorong penguatan Ormas Indonesia. Dia menilai, jika peran Ormas-ormas Indonesia melemah maka akan mempengaruhi kualitas terhadap Indeks Demokrasi Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan PUM Kemendagri saat menggelar webinar bertajuk ‘Peran Organisasi Kemasyarakatan Perempuan Dalam Rangka Peningkatan Partisipasi Politik dalam Mendukung Suksesnya Pemilu 2024’. Menurutnya, Kemendagri memiliki kewajiban mendukung sukses penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak 2024.
"Sengaja kita angkat tema peran Ormas perempuan dalam rangka peningkatan partisipasi politik dalam mendukung suksesnya pemilu 2024, ini memang penting untuk kita didialogkan kembali. Jadi, tema perempuan dan politik itu memang selalu tema menarik dan tentu itu juga menjadi resep-resep ilmiah dan diskursus ilmiah, dan bahkan bahan-bahan riset seluruh dunia," kata Bahtiar, Senin (6/3/2023).
Baca Juga:KPU: Tahapan Pemilu 2024 Tak Terganggu Putusan PN Jakpus
Bahtiar mengungkapkan, dari 200 negara di dunia, masalah politik dan perempuan masih menjadi masalah di berbagai negara. Terlebih, diskusi dua tema di atas selalu datar-datar saja dalam satu terakhir di Indonesia.
"Penurunan jumlah Ormas atau organisasi pergerakan di bidang perempuan akan menjadi soal juga dalam catatan dibandingkan diawal reformasi dan beberapa tahun terakhir ini. Di Indonesia hanya 0,08 persen dan bahkan beberapa Negara di dunia praktik-praktik diskriminasi terhadap kaum perempuan dalam politik ini masih banyak terjadi," ungkap Bahtiar.
Ditjen Politik dan PUM Kemendagri, lanjut Bahtiar, punya kewajiban moral dan tugas untuk mendukung, mendorong penguatan Ormas Indonesia. Dia menilai, jika peran Ormas-ormas Indonesia melemah maka akan mempengaruhi kualitas terhadap Indeks Demokrasi Indonesia.