Survei LSI Denny JA: Pesona Partai Islam Meredup di Pemilu 2024
Muhajirin
Jum'at, 17 Maret 2023 - 20:40 WIB
Jari berwarna ungu tanda sudah mencoblos pada Pemilihan Presiden di Pemilu lalu. Foto: LANGIT7/iStock
Lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei elektabilitas partai politik di Kantor LSI Denny JA, Jakarta Timur, Jumat (17/3/2023). Survei tersebut digelar pada periode 4-15 Januari 2023 di 34 provinsi seluruh Indonesia dengan menggunakan metode multistage random sampling.
Hasilnya menunjukkan pada Pemilu 2024, partai berbasis Islam berpotensi mengalami penurunan dukungan terbesar dalam sejarah pemilu bebas di Indonesia.
Baca juga: Rektor Paramadina Kritik Parpol yang Tak Percaya pada Lembaga Survei
Partai berbasis Islam hanya berhasil meraih dukungan sebesar 17,6 persen, sementara partai terbuka/nasionalis berhasil meraih dukungan 61 persen.
Total dukungan partai berbasis Islam diprediksi akan menjadi yang terkecil dalam sejarah partai Islam mengikuti pemilu demokratis sejak 1955-2019. Tidak ada satu pun partai berbasis Islam yang masuk kategori papan atas dengan elektabilitas di atas 10 persen.
Partai papan tengah ada PKB (8,0%) dan PKS (4,9%), sedangkan di kategori papan bawah ada PPP (2,1%) dan PAN (1,9%). Kategori nol koma, ada PBB (0,3%), Partai Ummat (0,3%), dan Partai Gelora (0,1%).
Peneliti LSI Denny JA, Ade Mulyana, mengungkapkan, ada tiga alasan suara partai berbasis Islam semakin menurun atau mengecil.
Hasilnya menunjukkan pada Pemilu 2024, partai berbasis Islam berpotensi mengalami penurunan dukungan terbesar dalam sejarah pemilu bebas di Indonesia.
Baca juga: Rektor Paramadina Kritik Parpol yang Tak Percaya pada Lembaga Survei
Partai berbasis Islam hanya berhasil meraih dukungan sebesar 17,6 persen, sementara partai terbuka/nasionalis berhasil meraih dukungan 61 persen.
Total dukungan partai berbasis Islam diprediksi akan menjadi yang terkecil dalam sejarah partai Islam mengikuti pemilu demokratis sejak 1955-2019. Tidak ada satu pun partai berbasis Islam yang masuk kategori papan atas dengan elektabilitas di atas 10 persen.
Partai papan tengah ada PKB (8,0%) dan PKS (4,9%), sedangkan di kategori papan bawah ada PPP (2,1%) dan PAN (1,9%). Kategori nol koma, ada PBB (0,3%), Partai Ummat (0,3%), dan Partai Gelora (0,1%).
Peneliti LSI Denny JA, Ade Mulyana, mengungkapkan, ada tiga alasan suara partai berbasis Islam semakin menurun atau mengecil.