Yuk Datang ke Musium Nabi Muhammad
Tim langit 7
Jum'at, 31 Maret 2023 - 05:43 WIB
Musium Nabi Muhammad SAW di Madinah. Sumber: Istimewa
Ada yang baru di Madinah. Apa itu? Musium Nabi Muhammad SAW. Bagi jamaah haji dan umroh jangan sampai melewatkan untuk tidak mengunjungi musium bersejarah ini jika ingin dekat dengan sang Rasul. Sebab, di musium ini, akan melihat sendiri betapa luar biasanya perjuangan dan kisah Nabi Muhammad. Cerita dan kisah Nabi ini dituangkan dalam format digital. Mulai usia Nabi 1 tahun sampai habibulloh ini wafat, bisa ditulis dengan lengkap.
Tentu banyak yang kaget ketika dijelaskan siapa yang merangkum cerita lengkap Nabi Muhammad ini? Karena dalam bayangan pertama, tentu musium yg berisi seluruh kisah Nabi Muhammad ini ditulis oleh tim dalam jumlah besar oleh para ahli sejarah yang didatangkan dari berbagai negara muslim. Ternyata tidak. Kisah Nabi ini hanya ditulis oleh satu orang, yakni DR Nasir yang merupakan keturunan putra Nabi sendiri yang bernama Husein. DR Nasir tinggal di Madinah dan sekarang berusia 58 tahun. Dia menulis kisah Nabi ini sendirian dan memerlukan waktu selama 17 tahun. Proses pembuatan musium Nabi ini diinisiasi oleh negara negara yang tergabung dalam liga muslim.
Dalam musium ini, agar setiap pengunjung dari berbagai negara paham secara detail tentang semua kisah Rasul, disiapkan banyak petugas yang menguasai setiap bahasa. Kalau pengunjung dari Indonesia, tentu petugas yang melayani tamu ini dari Indonesia. Jika pengunjung adalah jamaah dari Paris, disiapkan petugas yang fasih berbahasa perancis dan seterusnya.
Di dalam musium ini, memang seperti ensiklopedia karena kisah super lengkap dapat disajikan dengan baik. Cerita Nabi mulai dari usia satu tahun apa saja yang dilakukan, tempat bermainnya dimana, jenis mainannya apa bisa didapat semua dengan baik. Termasuk kisah fisik Nabi seperti apa gambarannya, ada ilustrasinya dengan lengkap. Salah satunya wajah Nabi ketika dibandingkan dengan bulan purnama, masih putih, bening dan bercahaya wajah Nabi Muhammad. Antara dua alis mata Nabi hampir bertemu, berperawakan tegap, dada bidang dan berbulu, termasuk banyak senyum.
Hal lain yang bisa dilihat dari cerita Nabi, semua istri Nabi di tempatkan di satu lokasi dengan berbeda rumah. Gambaran ini, Nabi ingin terbuka kepada semua istrinya termasuk dengan anak anaknya. Ingin tahu lebih banyak, sebaiknya saat dapat kesempatan beribadah menyiapkan waktu untuk mengunjungi musium ini.
Tentu banyak yang kaget ketika dijelaskan siapa yang merangkum cerita lengkap Nabi Muhammad ini? Karena dalam bayangan pertama, tentu musium yg berisi seluruh kisah Nabi Muhammad ini ditulis oleh tim dalam jumlah besar oleh para ahli sejarah yang didatangkan dari berbagai negara muslim. Ternyata tidak. Kisah Nabi ini hanya ditulis oleh satu orang, yakni DR Nasir yang merupakan keturunan putra Nabi sendiri yang bernama Husein. DR Nasir tinggal di Madinah dan sekarang berusia 58 tahun. Dia menulis kisah Nabi ini sendirian dan memerlukan waktu selama 17 tahun. Proses pembuatan musium Nabi ini diinisiasi oleh negara negara yang tergabung dalam liga muslim.
Dalam musium ini, agar setiap pengunjung dari berbagai negara paham secara detail tentang semua kisah Rasul, disiapkan banyak petugas yang menguasai setiap bahasa. Kalau pengunjung dari Indonesia, tentu petugas yang melayani tamu ini dari Indonesia. Jika pengunjung adalah jamaah dari Paris, disiapkan petugas yang fasih berbahasa perancis dan seterusnya.
Di dalam musium ini, memang seperti ensiklopedia karena kisah super lengkap dapat disajikan dengan baik. Cerita Nabi mulai dari usia satu tahun apa saja yang dilakukan, tempat bermainnya dimana, jenis mainannya apa bisa didapat semua dengan baik. Termasuk kisah fisik Nabi seperti apa gambarannya, ada ilustrasinya dengan lengkap. Salah satunya wajah Nabi ketika dibandingkan dengan bulan purnama, masih putih, bening dan bercahaya wajah Nabi Muhammad. Antara dua alis mata Nabi hampir bertemu, berperawakan tegap, dada bidang dan berbulu, termasuk banyak senyum.
Hal lain yang bisa dilihat dari cerita Nabi, semua istri Nabi di tempatkan di satu lokasi dengan berbeda rumah. Gambaran ini, Nabi ingin terbuka kepada semua istrinya termasuk dengan anak anaknya. Ingin tahu lebih banyak, sebaiknya saat dapat kesempatan beribadah menyiapkan waktu untuk mengunjungi musium ini.
(adm)