home sosok muslim

Keindahan Ramadan di Warung Makan

Selasa, 04 April 2023 - 14:49 WIB
Cendikiawan, Sanusi Ramadhan (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID-Makasar, Ada pandangan menarik dari cendekiawan muslim Sanusi Ramadhan. Menurut dia, dalam suasana ramadhan sekarang kemungkinan akan banyak yang berpikiran macam macam. Salah satunya ketika melihat dijalan-jalan, di sudut-sudut jalan, di mall-mall atau bahkan di pasar, akan berujar “Ini pedagang tidak menghormati kami yang berpuasa”. Bahkan bisa jadi gerakan razia warung makan akan dilakukan, menutup warung atau menghancurkan seisi warung jika masih membuka warungnya.

Padahal sesungguhnya di warung warung tersebut sudah diberi tirai pembatas. " Ini toleransi apa tidak melihat tirai pembatas yang ada di di warung makan. Bukankah pembatas itu menghormati yang sedang berpuasa?," demikian cendikiawan Sanusi.

Menurut dia, mengapa hal itu perlu menjadi kajian karena setiap manusia juga perlu menghormati yang tidak berpuasa. "Kan ada musyafir, perempuan yang halangan, orang sakit, orang tua bahkan non muslim sekalipun. Mungkin inilah salah satu keindahan ramadan di negeri sejuta masalah dalam berbagi ruang untuk saling memahami," katanya cendikiawan Makasar ini.

Menurut dia, toleransi dapat diartikan sebagai menahan diri (baca imsak) dan menerima perbedaan terhadap orang lain. Dengan menerima perbedaan bukan berarti menerima prinsip atau pandangan yang berbeda dari orang lain tetapi pengakuan bahwa setiap orang punya kebebasan dan hak untuk berbeda.

Dia menjelaskan, sesungguhnya berpuasa telah menguji keimanan manusia karena apapun yang ada dihadapan manusia termasuk makanan dan minuman sekalipun, yang tahu bahwa seseorang itu berpuasa atau tidak hanya diri seseorang tersebut dan Allah."Inilah hakikat pengendalian diri kita dalam menjalankan kehidupan sebagai manusia yang paripurna," ujarnya (adm)
(lam)
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
cendekiawan muslim sosok muslim
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya