LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melaporkan sebanyak 10
warga negara Indonesia ditangkap aparat keamanan Arab Saudi karena diduga terlibat praktik jual beli
haji ilegal dalam sepekan terakhir.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff mengatakan bahwa pemerintah Indonesia mendukung penuh kebijakan Arab Saudi terkait penangkapan 10 WNI atas pelanggaran yang dilakukan.
Baca juga: Bantu Operasional Haji Arab Saudi Mengerahkan Lebih dari 22.000 Personel, 3 WNI Ditahan Promosikan Haji Ilegal“Pemerintah Indonesia mendukung penuh kebijakan
Arab Saudi,
La Haj bila Tasrih, atau tidak ada
haji tanpa izin resmi. Jika ada WNI yang menghadapi proses hukum, penanganannya sepenuhnya kami serahkan kepada otoritas hukum Arab Saudi. Pemerintah Indonesia tidak akan melakukan intervensi,” tegas Maria pada Selasa (5/5/2026) di Jakarta.
Ia menambahkan, penindakan tidak hanya berlaku bagi calon jamaah, tetapi juga pihak yang mengorganisir, memfasilitasi, mempromosikan, atau mengambil keuntungan dari praktik
haji ilegal.
Di dalam negeri, Satgas Haji Ilegal yang melibatkan Kemenhaj, Polri, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terus melakukan pencegahan di titik pemberangkatan strategis.
“Operasi Satgas Haji Ilegal telah menggagalkan sejumlah keberangkatan yang diduga terkait haji ilegal. Ini bentuk kehadiran negara untuk melindungi masyarakat dari penipuan dan eksploitasi berkedok keberangkatan haji,” kata Maria.
Baca juga: Gencar Basmi Haji Ilegal, Polri dan Kemenhaj Perkuat Satgas: 3 WNI Penipu Haji Ditangkap di SaudiKemenhaj mengimbau masyarakat tidak tergoda tawaran berhaji tanpa antre melalui jalur ilegal karena berisiko merugikan secara finansial dan dapat berujung pada sanksi pidana, deportasi, hingga larangan masuk Arab Saudi sampai 10 tahun.
“Ibadah haji harus dilaksanakan dengan cara yang sah, aman, tertib, dan sesuai aturan. Jika menemukan indikasi penipuan atau praktik haji ilegal, segera laporkan kepada aparat kepolisian,” ujar Maria.
Sebagai informasi, pada masa operasional pemberangkatan haji hari ke-15, sebanyak 229 kloter dengan 89.051 orang dan 912 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Sebanyak 219 kloter dengan 85.039 orang dan 873 petugas telah tiba di Madinah. Sementara 68 kloter dengan 26.037 orang dan 272 petugas telah bergerak ke Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak haji.
(est)