Ingin Lebih Dikenal Allah? Begini Caranya
Muhajirin
Jum'at, 14 April 2023 - 16:00 WIB
Jalan untuk sampai kepada inti mengenal Allah adalah menghadirkan khusyuk, yakni hati yang penuh dengan penghambaan.Foto/ilustrasi
Memperdalam pemahaman tentang Allah merupakan impian setiap muslim. Namun, mencapai pemahaman yang mendalam tentang Sang Pencipta tidaklah mudah.
Founder Shift Pemuda Hijrah, Ustadz Hanan Attaki, menjelaskan, jalan untuk sampai kepada inti mengenal Allah adalah menghadirkan khusyuk, yakni hati yang penuh dengan penghambaan. Ada olah rasa yang lahir keimanan kepada Allah Ta’ala.
"Kita perlu menghadirkan khusyuk, dan khusyuk itu artinya kita benar-benar mencoba untuk tenang di dalam hati ketika belajar mengenal Allah, karena mengenal Allah itu pakai hati, enggak pakai emosi, enggak pakai pikiran, yang lain itu ngikut," ujar Ustadz Hanan Attaki saat menyampaikan tausiah Ramadhan secara daring, Jumat (14/4/2023).
Baca juga:Cara Agar Diingat oleh Allah saat Kita Susah
Menurut Ustadz Hanan, hati adalah kunci utama dalam memahami Allah. Hati harus menjadi yang pertama, bukan emosi atau hawa nafsu. Kondisi hati yang paling ideal terjadi saat hati khusyuk, atau seringkali terjadi ketika seseorang mengalami banyak masalah.
Namun, Ustadz Hanan menekankan, tidak perlu menunggu masalah untuk dapat merasakan khusyuk. Seorang muslim hanya perlu belajar menghadirkan khusyuk di dalam hati, bahkan ketika hidup berjalan baik-baik saja.
"Itu situasi ketika hati kita lagi khusyuk. Makanya, kalau kita ingin belajar Ma'rifatullah, belajar mengenal Allah, kita perlu menghadirkan khusyuknya hati, jadi libatkan hati," tegas Ustadz Hanan.
Founder Shift Pemuda Hijrah, Ustadz Hanan Attaki, menjelaskan, jalan untuk sampai kepada inti mengenal Allah adalah menghadirkan khusyuk, yakni hati yang penuh dengan penghambaan. Ada olah rasa yang lahir keimanan kepada Allah Ta’ala.
"Kita perlu menghadirkan khusyuk, dan khusyuk itu artinya kita benar-benar mencoba untuk tenang di dalam hati ketika belajar mengenal Allah, karena mengenal Allah itu pakai hati, enggak pakai emosi, enggak pakai pikiran, yang lain itu ngikut," ujar Ustadz Hanan Attaki saat menyampaikan tausiah Ramadhan secara daring, Jumat (14/4/2023).
Baca juga:Cara Agar Diingat oleh Allah saat Kita Susah
Menurut Ustadz Hanan, hati adalah kunci utama dalam memahami Allah. Hati harus menjadi yang pertama, bukan emosi atau hawa nafsu. Kondisi hati yang paling ideal terjadi saat hati khusyuk, atau seringkali terjadi ketika seseorang mengalami banyak masalah.
Namun, Ustadz Hanan menekankan, tidak perlu menunggu masalah untuk dapat merasakan khusyuk. Seorang muslim hanya perlu belajar menghadirkan khusyuk di dalam hati, bahkan ketika hidup berjalan baik-baik saja.
"Itu situasi ketika hati kita lagi khusyuk. Makanya, kalau kita ingin belajar Ma'rifatullah, belajar mengenal Allah, kita perlu menghadirkan khusyuknya hati, jadi libatkan hati," tegas Ustadz Hanan.