Putra Bos Panasonic Gobel Indonesia Berbagi Inspirasi dengan Milenial Gorontalo
Tim langit 7
Ahad, 16 April 2023 - 16:33 WIB
Muhamad Arief Rachmat Gobel saat berbagi pengalaman di hadapan komunitas milenial dari berbagai segmen di Gorontalo, Sulwesi.Foto/ist
Muhamad Arief Rachmat Gobel berbagi pengalaman hidup di hadapan komunitas milenial dari berbagai segmen di Gorontalo, Sulawesi
“Saya sama seperti teman-teman semua. Masih terus mengasah diri dan terus belajar. Namun yang pasti, kita harus bekerja keras untuk meraih sukses,” katanya, Sabtu (15/4/2023).
Walaupun menjadi anak Rachmat Gobel, pemilik Panasonic Gobel Indonesia, Arief mengatakan dirinya tak menjadi direktur di perusahaan. “Saya menjadi sales, menjadi bagian marketing. Saya masih belajar jualan. Kerjanya mencari PO keliling Indonesia. Kemarin saya baru dari Makassar,” katanya.
Muhamad Arief Rachmat Gobel (3 kanan) berbagi pengalaman di hadapan komunitas milenial di Gorontalo.Foto/ist
PO adalah purchasing order, order pembelian. "Saya keliling Indonesia, ke Kalimantan, Sumatera, dan sebagainya. Saya masih belajar berbicara dengan para pemilik toko,” katanya.
Dengan menjadi sales, kata Arief, ia belajar mengenali karakter orang-orang, belajar melakukan komunikasi dan marketing, dan belajar membangun jejaring.
“Saya tidak ujug-ujug ada di posisi tertentu. Tapi apakah saya punya privilege? Jujur saya akui punya, karena nama saya. Namun saya tetap meniti karier dari bawah,” katanya.
“Saya sama seperti teman-teman semua. Masih terus mengasah diri dan terus belajar. Namun yang pasti, kita harus bekerja keras untuk meraih sukses,” katanya, Sabtu (15/4/2023).
Walaupun menjadi anak Rachmat Gobel, pemilik Panasonic Gobel Indonesia, Arief mengatakan dirinya tak menjadi direktur di perusahaan. “Saya menjadi sales, menjadi bagian marketing. Saya masih belajar jualan. Kerjanya mencari PO keliling Indonesia. Kemarin saya baru dari Makassar,” katanya.
Muhamad Arief Rachmat Gobel (3 kanan) berbagi pengalaman di hadapan komunitas milenial di Gorontalo.Foto/ist
PO adalah purchasing order, order pembelian. "Saya keliling Indonesia, ke Kalimantan, Sumatera, dan sebagainya. Saya masih belajar berbicara dengan para pemilik toko,” katanya.
Dengan menjadi sales, kata Arief, ia belajar mengenali karakter orang-orang, belajar melakukan komunikasi dan marketing, dan belajar membangun jejaring.
“Saya tidak ujug-ujug ada di posisi tertentu. Tapi apakah saya punya privilege? Jujur saya akui punya, karena nama saya. Namun saya tetap meniti karier dari bawah,” katanya.