Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 22 April 2026
home sosok muslim detail berita

Putra Bos Panasonic Gobel Indonesia Berbagi Inspirasi dengan Milenial Gorontalo

tim langit 7 Ahad, 16 April 2023 - 16:33 WIB
Putra Bos Panasonic Gobel Indonesia Berbagi Inspirasi dengan Milenial Gorontalo
Muhamad Arief Rachmat Gobel saat berbagi pengalaman di hadapan komunitas milenial dari berbagai segmen di Gorontalo, Sulwesi.Foto/ist
LANGIT7.ID-, Gorontalo- - Muhamad Arief Rachmat Gobel berbagi pengalaman hidup di hadapan komunitas milenial dari berbagai segmen di Gorontalo, Sulawesi

“Saya sama seperti teman-teman semua. Masih terus mengasah diri dan terus belajar. Namun yang pasti, kita harus bekerja keras untuk meraih sukses,” katanya, Sabtu (15/4/2023).

Walaupun menjadi anak Rachmat Gobel, pemilik Panasonic Gobel Indonesia, Arief mengatakan dirinya tak menjadi direktur di perusahaan. “Saya menjadi sales, menjadi bagian marketing. Saya masih belajar jualan. Kerjanya mencari PO keliling Indonesia. Kemarin saya baru dari Makassar,” katanya.

Putra Bos Panasonic Gobel Indonesia Berbagi Inspirasi dengan Milenial Gorontalo Muhamad Arief Rachmat Gobel (3 kanan) berbagi pengalaman di hadapan komunitas milenial di Gorontalo.Foto/ist

PO adalah purchasing order, order pembelian. "Saya keliling Indonesia, ke Kalimantan, Sumatera, dan sebagainya. Saya masih belajar berbicara dengan para pemilik toko,” katanya.

Dengan menjadi sales, kata Arief, ia belajar mengenali karakter orang-orang, belajar melakukan komunikasi dan marketing, dan belajar membangun jejaring.

“Saya tidak ujug-ujug ada di posisi tertentu. Tapi apakah saya punya privilege? Jujur saya akui punya, karena nama saya. Namun saya tetap meniti karier dari bawah,” katanya.

Baca juga:Vino G Bastian Sempat Takut Perankan Buya Hamka, Mengapa?

Ia tak langsung ditempatkan di jajaran direksi atau menjadi direktur di perusahaan baru maupun menjadi direktur di anak perusahaan yang masih bersekala kecil. “Saya masih berjuang,” katanya.

Arief menceritakan, di saat masih SMA ia pun sudah belajar bekerja di pabrik. Tanpa sepengetahuan orangtuanya, ia mendaftar pelatihan untuk magang di pabrik. Selama masa pelatihan, ia tidur di asrama karyawan sebagaimana umumnya. Sehingga pas liburan sekolah ia bekerja di pabrik dan tinggal di asrama karyawan.

"Saya belajar merasakan bagaimana suasana pekerja di level paling ujung. Saya juga harus memahami nilai-nilai di tingkat pekerja. Karena keuntungan dan kemajuan sebuah perusahaan bermula dari sini," katanya.

Saat kuliah di Jepang, ia juga bekerja di restoran. “Saya bekerja sebagai tukang cuci piring bersama buruh-buruh dari India. Saat itu saya belum bisa berbahasa Jepang sehingga ditempatkan di paling belakang. Setelah bisa berbahasa Jepang, saya menjadi tour guide,” katanya.

Dengan bekerja di restoran, dia belajar melayani sebaik-baiknya. Karena pelayanan yang terbaik adalah salah kunci sukses.

Arief mengatakan, dalam berbisnis dibutuhkan pengalaman dan wawasan. “Pengalaman itu diperoleh dengan praktik langsung seperti bekerja, sedangkan wawasan diperoleh dengan pendidikan. Memang ada segelintir orang yang punya keistimewaan tapi itu kekecualian. Jadi, karakter itu sangat penting untuk meraih sukses,” katanya.

Karena itu ia mengajak kaum milenial Gorontalo untuk mengembangkan diri menjadi pribadi-pribadi sukses dengan terjun langsung dan terus menimba wawasan.

Diketahui, sejumlah lembaga komunitas milenial mengadakan pertemuan sekaligus buka bersama di kafe Newbie di dekat Kampus Universitas Negeri Gorontalo. Mereka berasal dari komunitas milenial peduli difabel, komunitas milenial artis komedi, komunitas milenial komik, komunitas milenial yang bergerak di bidang usaha, dan sebagainya. Pertemuan ini dipandu Ariel.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 22 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)