LANGIT7.ID-Sebuah perjalanan hidup yang sangat inspiratif telah dialami seorang pengusaha sukses dari Amerika. Adalah David Steward, yang berkulit hitam mencapai tingkat kesuksesan yang besar karena belajar dari kisah Nabi Nuh.
Setelah membaca dan mempelajari kisah Nabi Nuh, hidup David berubah drastis.
Dia banyak mempelajari perihal pemikiran pantang menyerah dari Nabi Nuh. Alhasil ini membawanya pada kesuksesan hingga memiliki harta 184,6 triliun.
David mengakui nilai-nilai hidup yang dianut Nabi Nuh yang menjadi inspirasi untuk memegang prinsip hidup pantang menyerah.
Kisah paling terkenal dari Nabi Nuh ialah tragedi banjir besar. Ribuan tahun silam, Nabi Nuh saat itu mendapat perintah dari Tuhan untuk membuat bahtera karena bakal ada banjir besar yang menghancurkan bumi.
Nabi Nuh lantas membuat bahtera super besar yang bisa menampung manusia, hewan, dan tumbuhan. Selama proses pembuatan, Nabi Nuh mendapat ujaran kebencian dari masyarakat.
Nuh dianggap aneh karena membuat perahu besar di saat kondisi tak ada bencana. Meski dapat cemooh, Nabi Nuh tetap bekerja. Saat perahu itu selesai, banjir besar pun datang. Bahtera tersebut menyelamatkan Nabi Nuh, keluarga, umat, hewan, dan tumbuhan.
Kisah inilah yang menginspirasi David untuk mengubah hidupnya dari yang dahulu biasa-biasa saja dan hidup penuh tekanan, menjadi pengusaha dengan kekayaan bertumpuk.
David Steward, pendiri dan ketua World Wide Technology (WWT), sering dikukuhkan sebagai pria kulit hitam terkaya di Amerika Serikat, dengan kekayaan pribadi yang bernilai miliaran dolar. Perjalanannya dari awal yang sederhana hingga menciptakan salah satu perusahaan teknologi terbesar dan paling sukses di dunia adalah bukti ketajaman bisnis dan kepemimpinan visionernya. Namun, mereka yang mengenalnya memahami bahwa kekayaan sejati Steward tidak terletak pada kesuksesan finansialnya. Kekayaan itu terletak pada imannya, cintanya pada sesama, dan komitmennya yang tak tergoyahkan untuk memberi kembali. Dampaknya membentang jauh melampaui dunia bisnis, menyentuh hidup tak terhitung banyaknya individu melalui filantropi, kepemimpinan, dan dedikasinya pada hal-hal yang dekat di hatinya—terutama di bidang teknologi dan pendidikan.
Dari Awal yang Sederhana hingga Membangun Raksasa Teknologi GlobalKisah David Steward adalah tentang ketekunan dan iman. Lahir tahun 1951 di Clinton, Missouri, pada era segregasi, Steward menghadapi tantangan besar sejak dini. Meski begitu, ia lulus dari Central Missouri State University dengan gelar di bidang Bisnis pada tahun 1973 dan membangun karier yang sukses di bidang penjualan dan manajemen di perusahaan seperti Federal Express dan Missouri Pacific Railroad. Namun, Steward selalu punya mimpi yang lebih besar: memulai usahanya sendiri dan menyediakan solusi teknologi yang komprehensif bagi bisnis yang membutuhkan.
Pada tahun 1990, dengan modal yang sedikit namun iman yang besar, Steward mendirikan World Wide Technology (WWT) di St. Louis, Missouri. Tahun-tahun awal sangat sulit, bahkan ada saat-saat WWT bergumul secara finansial, nyaris tak mampu membayar gaji karyawan. Tapi visi, ketekunan, dan komitmen Steward untuk memperlakukan pelanggan seperti mitra membantu WWT tumbuh secara stabil. Awalnya hanya sebagai pengecer produk teknologi, WWT segera berkembang menawarkan solusi teknologi skala penuh—mulai dari komputasi awan dan analitik data hingga keamanan siber dan layanan transformasi digital.
Terobosan besar WWT datang ketika perusahaan mengamankan kontrak dengan lembaga pemerintah dan perusahaan Fortune 500, memposisikannya sebagai mitra teknologi terpercaya. Hari ini, WWT adalah pemimpin global di bidang layanan TI, dengan lebih dari 8.000 karyawan dan pendapatan tahunan melebihi 14 miliar dolar AS (setara lebih dari Rp 210 triliun). Namun di balik kesuksesan besar perusahaan, Steward tetap berpijak pada imannya dan berkomitmen menggunakan kekayaan serta pengaruhnya untuk melayani orang lain.
Iman, Keluarga, dan Warisan Memberi KembaliNamun, kekayaan terbesar David Steward tidak ditemukan dalam pencapaian finansialnya, melainkan pada imannya yang mendalam dan komitmennya pada keluarga serta komunitas. Bersama istrinya, Thelma, Steward telah membesarkan dua anak, Kimberly dan David II, yang keduanya mengikuti jejak ayah mereka, menjunjung nilai integritas, kerja keras, dan pelayanan. Kimberly adalah produser film nominasi Oscar, dan David II memimpin Lion Forge Animation, sebuah perusahaan media yang didedikasikan untuk bercerita dengan keberagaman.
Bagi Steward, keluarga dan iman tak terpisahkan dari kehidupan profesionalnya. Iman Kristiani yang kuat membimbing setiap keputusan yang dia buat, baik dalam bisnis maupun kehidupan pribadi. Dia memandang kesuksesannya sebagai anugerah dari Tuhan dan percaya bahwa itu adalah tanggung jawabnya untuk menggunakan kesuksesan itu memberkati orang lain. Filantropi Steward sangat luas, dan melalui David and Thelma Steward Family Foundation, ia telah memberikan sumbangan jutaan dolar untuk berbagai penyebab terkait pendidikan, pengembangan pemuda, keluarga militer, dan komunitas yang kurang terlayani. Salah satu upaya yang paling dia hargai adalah mendukung keluarga militer, menyediakan beasiswa, dan membantu veteran bertransisi ke kehidupan sipil.
Pendidikan adalah fokus utama lainnya bagi Steward. Dia sangat percaya pada kekuatan pendidikan untuk mengubah hidup, dan dia telah mendanai banyak sekali beasiswa dan program bimbingan untuk siswa dari komunitas kurang mampu. Upaya filantropi Steward tidak terbatas pada kontribusi finansial—dia secara pribadi terlibat dalam banyak inisiatif yang didukungnya, memberikan bimbingan dan mentor kepada anak-anak muda yang baru memulai karier mereka.
Visi untuk Masa Depan: Pendiri STEM City USASalah satu kontribusi paling signifikan David Steward dalam beberapa tahun terakhir adalah perannya sebagai pendiri dan pendukung STEM City USA. Platform inovatif ini, dikembangkan bekerja sama dengan Career Communications Group (CCG), dirancang untuk memberikan akses ke sumber daya pendidikan dan karier di bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM), khususnya bagi komunitas yang kurang terlayani. Kota virtual ini berfungsi sebagai pusat pendidikan, pelatihan, dan pengembangan karier, menawarkan siswa, profesional, dan pendidik ruang digital untuk belajar, berkolaborasi, dan membangun masa depan mereka.
Visi Steward untuk STEM City USA berakar pada keyakinannya bahwa teknologi bisa dan seharusnya digunakan untuk menjembatani kesenjangan dalam pendidikan dan peluang. Di dunia di mana akses digital dan literasi teknologi sangat penting untuk sukses, STEM City USA memberikan solusi untuk membantu menutup kesenjangan digital. Melalui konferensi virtual, ekspos karier, program mentor, dan pengalaman belajar imersif, STEM City USA menawarkan para peserta alat yang mereka butuhkan untuk sukses dalam ekonomi berbasis teknologi di masa depan.
Tapi STEM City USA bukan hanya tentang pendidikan—ini tentang menciptakan peluang bagi mereka yang secara historis tertinggal dalam ledakan teknologi. Komunitas kulit hitam dan kelompok lain yang kurang terwakili seringkali kurang memiliki akses ke sumber daya dan jaringan yang dibutuhkan untuk berkembang dalam karier STEM, dan Steward menjadikannya misinya untuk mengubah hal itu. Dengan mendukung STEM City USA, Steward membantu membangun jalur bakat yang beragam yang dapat membentuk masa depan teknologi dan inovasi.
Keterlibatan WWT dengan platform ini semakin memperkuat komitmen Steward untuk memajukan keberagaman di bidang STEM. Sebagai pemimpin di industri teknologi, WWT telah bermitra dengan STEM City USA untuk menyediakan mentor, magang, dan jalur karier bagi siswa dan profesional di seluruh negeri. Steward membayangkan STEM City USA sebagai kendaraan untuk perubahan nyata dan berkelanjutan—sebuah platform yang akan menginspirasi generasi insinyur, teknolog, dan inovator berikutnya, terutama mereka yang berasal dari komunitas kurang terwakili.
Kekayaan dari Kekayaan SejatiKisah sukses David Steward adalah tentang ketekunan, iman, dan memberi kembali. Meski sering diakui sebagai pria kulit hitam terkaya di Amerika, kekayaan sejatinya terletak di hatinya. Dari membangun World Wide Technology menjadi kekuatan global hingga menciptakan peluang bagi komunitas kurang mampu melalui STEM City USA, warisan Steward adalah tentang pelayanan, kasih sayang, dan komitmen untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.
Kepemimpinan Steward dalam teknologi, dukungannya pada keluarga militer, dan dedikasinya untuk menyediakan peluang pendidikan bagi anak muda telah memberikan dampak abadi pada tak terhitung banyaknya kehidupan. Perannya sebagai pendiri STEM City USA adalah perpanjangan dari pekerjaan hidupnya—menciptakan masa depan yang lebih adil dan inklusif bagi semua.
Sementara dunia mungkin melihat David Steward sebagai seorang miliuner, mereka yang mengenalnya memahami bahwa kekayaan sejatinya berasal dari cintanya pada Tuhan, pengabdiannya pada keluarga, dan semangatnya untuk membantu sesama. Hidupnya menjadi pengingat bahwa sukses bukan hanya tentang apa yang Anda miliki, tetapi tentang apa yang Anda berikan kepada orang lain. Melalui iman, keluarga, dan filantropinya, David Steward telah menunjukkan kepada kita bahwa orang terkaya bukanlah mereka yang memiliki uang paling banyak, melainkan mereka yang memberikan dampak terbesar.(*/saf/blackengineer)
(lam)