home masjid

Ramadhan Usai, Lanjut Puasa Syawal Biar Pahalanya Sempurna

Jum'at, 28 April 2023 - 16:00 WIB
Wakil Ketua I Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat.
Bulan Ramadhan telah berlalu, kini umat Islam memasuki bulan baru, Syawal. Bulan ini memiliki keistimewaan tersendiri, di mana terdapat rangkaian ibadah sunah yang hanya ditunaikan di waktu ini saja.

Mulai dari salat Idul Fitri di hari pertama, memperbanyak takbir, membangun dan mengeratkan silaturahim, dan disusul pada hari-hari berikutnya dengan menu-menu sunah yang tentu melahirkan keistimewaan yang tidak sama dengan waktu-waktu lain.

Wakil Ketua I Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat (AUH), menjelaskan, ada satu informasi penting yang disampaikan oleh sahabat Abu Ayyub Al Anshari. Informasi ini dirangkum oleh Imam Muslim kitab Shahih Muslim nomor hadis 1164.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian ia ikuti dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal, ia akan mendapat pahala seperti setahun penuh.” (HR Muslim)

Puasa Syawal merupakan puasa sunah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan setelah puasa Ramadhan. Puasa Syawal ini dapat dilakukan selama enam hari berturut-turut atau bisa juga dilakukan secara terpisah-pisah.

“Jika Anda menginginkan waktunya terpisah karena ada kegiatan-kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan, misalnya membangun silaturahim atau ada acara halal bihalal yang mempertemukan banyak kalangan untuk mengeratkan kembali silaturahim, maka boleh dijeda dulu,” kata UAH dalam salah satu kajiannya, Jumat (28/4/2023)

Selain itu, UAH menjelaskan, ada sebagian ulama yang melogikakan dengan menghitung pendekatan jika seorang muslim menunaikan puasa Ramadhan selama 30 hari dikalikan setiap hari 10 kebaikan. Dasar hukum 10 itu bisa diambil dari Al-An’am ayat 160.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
puasa syawal pahala puasa idul fitri bulan ramadhan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya