Buya Musyawir Mimpikan Tasawuf Masuk Istana Negara
Tim langit 7
Rabu, 03 Mei 2023 - 10:20 WIB
Ali Masykur Musa sowan ke Syekh Buya Musyawir Tuangku Kuniang, pimpinan Pondok Pesantren Madrasah Miftahul Istiqamah atau Surau Cubadak, Sungai Asam, Kabupaten Padang Pariaman
Keinginan besar agar tokoh tarekat masuk pemerintah Republik Indonesia menjadi doa bagi para tokoh dan pengamal tarekat.
istana Kali ini doa itu datang dari Syekh Buya Musyawir Tuangku Kuniang yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Madrasah Miftahul Istiqamah atau Surau Cubadak, Sungai Asam, Kabupaten Padang Pariaman.
Dia mendoakan Ketua Ikatan Sarjana Nahdhatul Ulama (ISNU) Dr. H. Ali Masykur Musa (AMM) masuk sebagai bakal Calon Wakil Presiden (cawapres) pada Pemilu 2024 mendatang.
Menurut Buya Musyawir, kehadiran tokoh tarekat di dalam pemerintahan memberikan banyak dampak positif untuk tatanan pemerintahan dan kehidupan warga negara.
Baca juga:Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa Didoakan Jadi Wakil Presiden
Di antara dampak positifnya yaitu dapat mendamaikan hiruk pikuk politik nasional yang berefek negatif terhadap persatuan dan kesatuan warga negara yang saat ini terlihat merenggang.
"Kita semua pengamal tarekat sangat bahagia kalau ada tokoh yang bisa masuk ke istana. Karena akan menciptakan situasi porlitik nasional yang damai, tenang, dan sejuk," ujar Buya Musyawir.
istana Kali ini doa itu datang dari Syekh Buya Musyawir Tuangku Kuniang yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Madrasah Miftahul Istiqamah atau Surau Cubadak, Sungai Asam, Kabupaten Padang Pariaman.
Dia mendoakan Ketua Ikatan Sarjana Nahdhatul Ulama (ISNU) Dr. H. Ali Masykur Musa (AMM) masuk sebagai bakal Calon Wakil Presiden (cawapres) pada Pemilu 2024 mendatang.
Menurut Buya Musyawir, kehadiran tokoh tarekat di dalam pemerintahan memberikan banyak dampak positif untuk tatanan pemerintahan dan kehidupan warga negara.
Baca juga:Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa Didoakan Jadi Wakil Presiden
Di antara dampak positifnya yaitu dapat mendamaikan hiruk pikuk politik nasional yang berefek negatif terhadap persatuan dan kesatuan warga negara yang saat ini terlihat merenggang.
"Kita semua pengamal tarekat sangat bahagia kalau ada tokoh yang bisa masuk ke istana. Karena akan menciptakan situasi porlitik nasional yang damai, tenang, dan sejuk," ujar Buya Musyawir.