Cara Hadapi Teman Suka Pinjam Barang tapi Jarang Dikembalikan
Muhajirin
Sabtu, 06 Mei 2023 - 10:00 WIB
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Prof Yahya Zainul Maarif (Buya Yahya).
Dalam kehidupan sehari-hati, pinjam-meminjam barang dalam lingkup pertemanan sudah dianggap wajar. Namun, terdapat kasus seorang teman meminjam suatu barang tapi tidak dikembalikan.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Prof Yahya Zainul Ma'arif (Buya Yahya), menjelaskan, meminjam barang sebenarnya bukan hal yang buruk jika dilakukan dengan benar. Tapi dalam hal ini, Islam telah mengajarkan konsep amanah.
"Orang pinjam bukan minta, kalau minjam bukan minta-minta. Ini aku minta minjam cuma kalau minjam enggak kembali, itu namanya enggak amanat. Orang nggak bisa diamanati itu," ujar Buya Yahya dalam tausiahnya di Pesantren Al Bahjah, dikutip Kamis (4/5/2023).
Buya Yahya menambahkan, jika seseorang sering meminjam barang, tetapi tidak pernah mengembalikan, hal itu dapat menunjukkan sifat tidak amanah. Amanah dalam Islam merupakan satu karakter yang sangat ditekankan dan merupakan amal mulia sekaligus berat dilaksanakan.
"Makam kalau dia modelnya begitu, pinjem enggak balik-balik, cuek enggak peduli, berarti enggak amanat sama sekali. Calon penjahat gede itu, karena dia enggak peduli dengan miliknya orang. Kalau pinjam, kembalikan dong," jelasnya.
Buya Yahya juga mengingatkan, jika seseorang tidak dapat dipercaya dalam hal kecil seperti meminjam barang, maka orang tersebut mungkin juga tidak dapat dipercaya dalam hal yang lebih besar, seperti urusan keuangan.
"Kalau orang dari kecil enggak mana, penjahat gede itu tidak amanat dengan urusan gede. Dari kecil nanti, kalau ngurusi masjid juga enggak amanah dengan duit Masjid itu, jadi Kyai ngurusi Pondok enggak amanat dengan duit Pondok karena memang dari kecil dia sedang entengin. Makanya kalau bukan milik kita, kembalikan kenapa jangan disimpan, kembalikan, serahkan," tutur Buya Yahya.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Prof Yahya Zainul Ma'arif (Buya Yahya), menjelaskan, meminjam barang sebenarnya bukan hal yang buruk jika dilakukan dengan benar. Tapi dalam hal ini, Islam telah mengajarkan konsep amanah.
"Orang pinjam bukan minta, kalau minjam bukan minta-minta. Ini aku minta minjam cuma kalau minjam enggak kembali, itu namanya enggak amanat. Orang nggak bisa diamanati itu," ujar Buya Yahya dalam tausiahnya di Pesantren Al Bahjah, dikutip Kamis (4/5/2023).
Buya Yahya menambahkan, jika seseorang sering meminjam barang, tetapi tidak pernah mengembalikan, hal itu dapat menunjukkan sifat tidak amanah. Amanah dalam Islam merupakan satu karakter yang sangat ditekankan dan merupakan amal mulia sekaligus berat dilaksanakan.
"Makam kalau dia modelnya begitu, pinjem enggak balik-balik, cuek enggak peduli, berarti enggak amanat sama sekali. Calon penjahat gede itu, karena dia enggak peduli dengan miliknya orang. Kalau pinjam, kembalikan dong," jelasnya.
Buya Yahya juga mengingatkan, jika seseorang tidak dapat dipercaya dalam hal kecil seperti meminjam barang, maka orang tersebut mungkin juga tidak dapat dipercaya dalam hal yang lebih besar, seperti urusan keuangan.
"Kalau orang dari kecil enggak mana, penjahat gede itu tidak amanat dengan urusan gede. Dari kecil nanti, kalau ngurusi masjid juga enggak amanah dengan duit Masjid itu, jadi Kyai ngurusi Pondok enggak amanat dengan duit Pondok karena memang dari kecil dia sedang entengin. Makanya kalau bukan milik kita, kembalikan kenapa jangan disimpan, kembalikan, serahkan," tutur Buya Yahya.