home global news

KTT ASEAN 2023 Sepakati Perlindungan Pekerja Migran dan Penyelesaian Konflik Myanmar

Jum'at, 12 Mei 2023 - 08:30 WIB
Presiden Jokowi.
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN 2023 telah berakhir Kamis (11/5/2023). Ada tiga kesepakatan penting yang dihasilkan pada konferensi di Labuan Bajo, Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur (NTT) ini.

Pertama, perlindungan pekerja migran dan korban perdagangan manusia. “Yang menyentuh kepentingan rakyat menjadi perhatian penting para leader. Saya mengajak negara ASEAN untuk menindak tegas pelaku-pelaku utamanya,” ujar Jokowi pada konferensi pers di Media Center, Hotel Bintang Flores, Labuan Bajo.

Kedua, ujar Presiden, suara ASEAN bulat menyatakan bahwa pencederaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan tidak bisa ditoleransi. Five-point Consensus memandatkan ASEAN harus engage dengan semua stakeholders. Inklusivitas harus dipegang kuat oleh ASEAN karena kredibilitas ASEAN sedang dipertaruhkan.

Baca juga:KTT ASEAN Aman dan Lancar, Kapolri: Upaya Maksimal Pengamanan TNI-Polri

Jokowi menyatakan, Indonesia siap berbicara dengan siapapun termasuk dengan junta militer Myanmar dan seluruh stakeholders di Myanmar untuk kepentingan kemanusiaan. Tidak boleh ada pihak di dalam atau di luar ASEAN yang mengambil manfaat dari konflik internal di Myanmar. Kekerasan harus dihentikan dan rakyat harus dilindungi.

“Yang penting untuk saya tegaskan bahwa engagement bukan recognition. Melakukan pendekatan bukan berarti memberikan pengakuan. Sehingga saya tadi sampaikan di pertemuan bahwa kesatuan ASEAN sangat penting. Tanpa kesatuan akan mudah bagi pihak lain untuk memecah ASEAN,” ujar Presiden.

Ketiga adalah penguatan kerja sama ekonomi. ASEAN dikatakan Presiden Jokowi sepakat membangun ekosistem mobil listrik dan menjadi bagian penting dari rantai pasok dunia, sehingga hilirisasi industri menjadi kuncinya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ktt asean labuan bajo presiden jokowi konflik myanmar perdagangan orang
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya