Perjuangan Wanita Palestina Membela Masjid Al-Aqsa
Muhajirin
Senin, 15 Mei 2023 - 05:52 WIB
Ulama Palestina, Syaikhah Dr. Souhad Al-Bayary
Dalam perjuangan panjang rakyat Palestina mempertahankan hak-haknya, perempuan Palestina telah memainkan peran yang luar biasa. Mereka telah berdiri teguh di garis depan, menunjukkan ketabahan dan keberanian yang menginspirasi banyak orang di seluruh dunia.
Salah satu fokus utama perjuangan mereka adalah pembelaan terhadap Masjid Al-Aqsa, tempat suci yang menjadi jantung spiritual dan budaya umat Islam di Palestina. Ulama Palestina, Syaikhah Dr. Souhad Al-Bayary, menjelaskan, peran muslimah sangat penting di Palestina.
"Perempuan dalam perjuangan rakyat Palestina memiliki peran yang sangat penting," kata Syaikhah Dr. Souhad Al-Bayary di Tebet, Jakarta Selatan, Ahad (14/5/2023).
"Ketika ada syuhada dari kalangan laki-laki, maka ada syuhada dari kaum perempuan. Ketika ada tawanan dari laki-laki Palestina, maka ada tawanan dari wanita Palestina juga. Mereka saling melengkapi dalam perjuangan mereka,” ujar dia melanjutkan.
Peran perempuan Palestina tidak hanya terbatas di rumah saja mendidik generasi penerus perjuangan, tetapi juga membawa tanggung jawab yang besar di pundak mereka. Ketika suami mereka syahid atau ditahan, perempuan Palestina harus mengambil alih peran kepala keluarga. Mulai dari Pendidikan sampai memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Di Palestina, para perempuan menyadari pentingnya peran mereka ini. Mereka siap siaga dan tangguh, karena mereka tahu bahwa mereka harus menjadi pilar kuat dalam keluarga dan meneruskan semangat perjuangan kepada generasi berikutnya," jelas Syaikhah Dr. Souhad Al-Bayary.
Ketika laki-laki Palestina dipenjara atau syahid, perempuan Palestina dengan tegar mengambil peran perjuangan. Mereka menjadi tumpuan keluarga, menjaga semangat perlawanan hidup di dalam diri dan membantu membangun kesadaran akan pentingnya Masjid Al-Aqsa dan masa depan Palestina.
Salah satu fokus utama perjuangan mereka adalah pembelaan terhadap Masjid Al-Aqsa, tempat suci yang menjadi jantung spiritual dan budaya umat Islam di Palestina. Ulama Palestina, Syaikhah Dr. Souhad Al-Bayary, menjelaskan, peran muslimah sangat penting di Palestina.
"Perempuan dalam perjuangan rakyat Palestina memiliki peran yang sangat penting," kata Syaikhah Dr. Souhad Al-Bayary di Tebet, Jakarta Selatan, Ahad (14/5/2023).
"Ketika ada syuhada dari kalangan laki-laki, maka ada syuhada dari kaum perempuan. Ketika ada tawanan dari laki-laki Palestina, maka ada tawanan dari wanita Palestina juga. Mereka saling melengkapi dalam perjuangan mereka,” ujar dia melanjutkan.
Peran perempuan Palestina tidak hanya terbatas di rumah saja mendidik generasi penerus perjuangan, tetapi juga membawa tanggung jawab yang besar di pundak mereka. Ketika suami mereka syahid atau ditahan, perempuan Palestina harus mengambil alih peran kepala keluarga. Mulai dari Pendidikan sampai memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Di Palestina, para perempuan menyadari pentingnya peran mereka ini. Mereka siap siaga dan tangguh, karena mereka tahu bahwa mereka harus menjadi pilar kuat dalam keluarga dan meneruskan semangat perjuangan kepada generasi berikutnya," jelas Syaikhah Dr. Souhad Al-Bayary.
Ketika laki-laki Palestina dipenjara atau syahid, perempuan Palestina dengan tegar mengambil peran perjuangan. Mereka menjadi tumpuan keluarga, menjaga semangat perlawanan hidup di dalam diri dan membantu membangun kesadaran akan pentingnya Masjid Al-Aqsa dan masa depan Palestina.