Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 23 April 2026
home global news detail berita

Iran Pastikan Tak Akan Buka Selat Hormuz karena AS-Israel Melanggar Gencatan Senjata

lusi mahgriefie Kamis, 23 April 2026 - 08:36 WIB
Iran Pastikan Tak Akan Buka Selat Hormuz karena AS-Israel Melanggar Gencatan Senjata
Selat Hormuz. Sumber: ist
LANGIT7.ID-, Teheran - Iran memastikan tidak ada kemungkinan untuk membuka Selat Hormuz menyusul terjadinya pelanggaran gencatan senjata oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Negosiator utama Iran dalam perundingan dengan AS mengatakan bahwa tidak mungkin Selat Hormuz dibuka, karena ada pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan secara terang-terangan oleh AS dan Israel.

Dalam sebuah unggahan di X pada hari Rabu, Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan bahwa pelanggaran tersebut termasuk blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, yang menurutnya sama dengan menyandera ekonomi global, dan provokasi perang oleh Israel di semua lini.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menambahkan, Iran tetap terbuka untuk negosiasi. "Pelanggaran komitmen, blokade, dan ancaman adalah hambatan utama untuk negosiasi yang tulus," tambahnya.

Pada Selasa pagi, tampaknya AS dan Iran akan mengadakan pembicaraan perdamaian baru di Pakistan pada pekan ini tetapi pembicaraan tersebut belum dimulai hingga kini. Bahkan Wakil Presiden JD Vance yang dijadwalkan memimpin delegasi AS dalam pembicaraan tersebut masih berada di AS.

Pada Selasa malam, Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata AS-Iran yang seharusnya berakhir pada hari Rabu.

Baca juga: Negosiasi Iran-Amerika Gagal, Akankah Gencatan Senjata Berlanjut?

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt kemudian mengklarifikasi bahwa perpanjangan Trump bersifat tanpa batas waktu, dan tidak memiliki tenggat waktu baru. Ia menambahkan bahwa Trump merasa puas dengan blokade angkatan laut AS yang sedang berlangsung terhadap Iran, dan memahami bahwa Iran berada dalam posisi yang sangat lemah.

"Saat ini, keputusan ada di tangan Presiden Trump," katanya melansir BBC, Kamis (23/4/2026).

Ketika ditanya oleh wartawan kapan perang akan berakhir, Leavitt mengatakan bahwa itu terserah Trump untuk memutuskan, "Dia (Trump) akan melakukannya ketika dia merasa itu demi kepentingan terbaik Amerika Serikat dan rakyat Amerika".

Komentar terbaru negosiator Iran ini muncul di tengah bentrokan yang terus berlanjut di jalur perairan berbahaya dan jalur pelayaran global yang vital, dengan Iran mengumumkan bahwa mereka telah "menyita" dua kapal di selat tersebut.

Pada Rabu (22/4) pagi, Iran mengatakan dua kapal kargo telah dibawa ke Selat Hormuz untuk "inspeksi". Pengumuman ini menyusul laporan serangan terhadap tiga kapal kargo di selat tersebut.

Euphoria, salah satu dari tiga kapal kontainer yang diserang sebelumnya di Selat Hormuz, tampaknya telah berlabuh di dekat pelabuhan di Uni Emirat Arab, menurut data pelacakan MarineTraffic yang dianalisis oleh BBC Verify.

Euphoria, kapal milik UEA, diserang delapan mil laut di sebelah barat Iran, menurut perusahaan keamanan maritim Vanguard. Tidak ada kerusakan pada kapal atau cedera pada awak kapal yang dilaporkan.

Iran belum berkomentar tentang Euphoria, tetapi mengatakan telah menyita dua kapal lainnya yaitu MSC Francesca dan Epaminondas dimana keduanya mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.

Sebuah pernyataan dari Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan bahwa kapal-kapal tersebut beroperasi tanpa izin dan melakukan pelanggaran berulang, serta menuduh mereka mencoba meninggalkan Selat Hormuz secara diam-diam dan merusak sistem navigasi.

Baca juga: Apa Isi Kesepakatan Nuklir Iran yang Ditinggalkan Trump? Lalu Apa Kesepakatan Baru Yang Disiapkan?

Namun, data MarineTraffic menunjukkan Euphoria kembali berlayar ke selatan setelah waktu yang dilaporkan sebagai waktu penyerangan, dan berakhir sekitar 13 mil laut dari pelabuhan Khor Fakkan pada pukul 14:00 BST.

Menteri Luar Negeri Yunani Giorgos Gerapetritis kemudian mengkonfirmasi bahwa Epaminondas, kapal milik Yunani, telah diserang.

"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa ada serangan terhadap kapal kargo Yunani, tetapi saya tidak dapat mengkonfirmasi bahwa kapal tersebut telah direbut oleh Iran," kata Gerapetritis kepada CNN.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 23 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)