home sosok muslim

Perjuangan Dokter Selamatkan Nyawa Jemaah Haji Indonesia dari Serangan Jantung

Ahad, 04 Juni 2023 - 06:48 WIB
Dokter dari Tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP3JH) memeriksa kondisi kesehatan jemaah haji.Foto/ist
Ribuan jemaah haji Indonesia sudah tiba di Arab Saudi. Kesibukan para petugas haji mulai terasa, termasuk tim medis yang mengawasi dan memastikan kondisi kesehatan jemaah Indonseia baik-baik saja.

Salah satu dokter dari Tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP3JH) adalah dr. Lebriandy dan dr. Sarah.

Dua dokter itu mempunyai pengalaman menarik saat menangani jemaah haji yang sakit. Mereka menemukan jemaah yang kesakitan di sekitar areal Mataf (tempat thawaf lantai dasar). Jemaah berusia 75 tahun kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Batam (BTH 01) itu mengeluh sakit ulu hatinya.

Jemaah tersebut diberikan penanganan pertama, diberi obat pereda nyeri, berupa Paracetamol dan obat maag Ranitidine. Namun, lansia itu masih terus mengeluh kesakitan. Dari tubuhnya keluar keringat dingin. Dia mengeluh, ada nyeri dada yang hebat seperti ditekan.

Baca juga:Shalat Jumat Perdana Jamaah Haji Indonesia 2023 di Masjidil Haram

Dengan tenang, tim PKP3JH bersama petugas lain bergegas mengevakuasi jemaah ke klinik Masjidil Haram. Sampai di klinik Masjidil Haram, pasien dirujuk ke Ajyad Hospital karena masuk kategori emergency. Saat itu, jam menunjukkan sekitar pukul 23.30 WAS.

Ajyad Hospital ternyata juga tidak mampu melakukan penanganan secara invasive. Sebab, alat penunjang medis di sana masih kurang lengkap. Jemaah akhirnya dirujuk ke RS King Abdullah pada sekitar pukul 23.50 WAS.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
jemaah haji dokter serangan jantung
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya