home masjid

Adab Kelola Kas Masjid, Tidak Boleh Asal Dipakai

Selasa, 06 Juni 2023 - 17:55 WIB
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha.
Kas masjid memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan keberlangsungan aktivitas dan pemeliharaan masjid. Namun, terkadang penggunaan kas masjid dilakukan tanpa mempertimbangkan adab dan prinsip-prinsip yang seharusnya mengawalnya.

Penting bagi umat muslim untuk memahami bahwa kelola kas masjid harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan pertimbangan bijaksana. Salah satu prinsip utama dalam mengelola kas masjid adalah adanya transparansi dan akuntabilitas.

Umat muslim harus memiliki akses yang jelas dan mudah untuk mengetahui bagaimana dana kas masjid digunakan. Hal ini dapat dicapai melalui pembuatan laporan keuangan yang jelas dan teratur, serta disampaikannya informasi kepada jamaah mengenai pengeluaran yang dilakukan. Dengan demikian, setiap penggunaan dana kas masjid akan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga:10 Tips Hidup Sehat dan Bugar ala Rasulullah SAW

Ulama asal Rembang, KH Bahauddin Nursalim (Gus Baha), menjelaskan, salah satu sumber dana kas masjid adalah sedekah dan infak. Biasanya, pengurus masjid membuat kotak amaldengan menuliskan penggunaan masing-masing dengan jelas.

Misalnya untuk pembangunan masjid, untuk kegiatan sosial, untuk yatim piatu, untuk pemberdayaan ekonomi umat, dan lain sebagainya. Tapi, ada pula kotak amal yang dibiarkan tanpa keterangan. Padahal, niat orang berinfak berbeda-beda.

Menurut Gus Baha, penggunaan uang kas masjid yang diperoleh dari kotak amal atau dengan cara lain mesti disesuaikan dengan peruntukannya. Ada aturan dan adab-adab yang harus diperhatikan agar tidak salah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
adab kotak amal dana masjid infak
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya