home masjid

Nilai Kurban Harus Pilar Kehidupan di Era Modern

Rabu, 28 Juni 2023 - 20:00 WIB
Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Siti Ruhaini Dzuhayatin
Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Siti Ruhaini Dzuhayatin, mengungkapkan, semangat beribadah ubudiyah maupun muamalah umat Islam harus bertransformasi ke dalam etika-etika modern. Etika modern yang aktual dalam konteks kebangsaan dan kemanusiaan universal.

Menurut dia, transformasi nilai-nilai keagamaan ke dalam praktik kehidupan manusia modern telah diperagakan oleh pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan.

"Itu bertujuan untuk bagaimana pemahaman-pemahaman kita terhadap nilai keagamaan, termasuk berkurban ini, menjadi pilar bagi nilai-nilai medern, apa yang disebut sebagai nation state atau negara bangsa," kata Prof Ruhaini dalam Pengajian Umum PP Muhammadiyah, dikutip Rabu (28/6/2023).

Baca juga:Tips Simpan Daging Kurban Biar Awet dan Tahan Lama

Sebagai realitas yang dijalankan umat Islam yang berbangsa dan bernegara di Indonesia, maka ibadah-ibadah yang dilaksanakan oleh setiap individu muslim harus dimaknai sebagai usaha atau ikhtiar untuk mengaktualisasikan pandangan Muhammadiyah terhadap Indonesia yaitu sebagai Negara Pancasila Darul Ahdi Wa Syahadah.

Menurutnya, kenyataan tersebut seharusnya mendorong kesadaran muslim untuk mengisi pranata kehidupan dunia modern dengan nilai-nilai keislaman yang kokoh. Termasuk mentransformasikan nilai ibadah kurban ke pranata tersebut. Bahkan bukan hanya ke negara, tetapi transformasi tersebut juga dimasukkan ke nilai-nilai HAM.

“Prinsip hak asasi di dalam Islam itu yang pertama adalah bagaimana membuat orang yang lapar itu menjadi kenyang, dan bagaimana membuat orang yang khawatir itu menjadi aman.” tuturnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
idul adha hewan kurban kehidupan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya