Masjid Cheraman Juma Tertua di India, Sudah Ada di Zaman Rasulullah
Muhajirin
Rabu, 05 Juli 2023 - 06:00 WIB
Masjid Cheraman Juma merupakan masjid tertua di India, sudah berdiri sejak 629 M
Masjid Cheraman Juma merupakan masjid tertua di India. Masjid yang terletak di distrik Kodungallur, Kerala itu disinyalir sudah berdiri sejak 629 M, saat Rasulullah SAW masih hidup.
Mengutip Gulf News, masjid tersebut dibangun oleh Malik bin Dinar, salah seorang penyebar agama Islam pertama di India yang datang dari Arab. Akan tetapi, terdapat beberapa kisah yang beredar mengenai asal-usul masjid tersebut. Salah stunya tentang seorang raja penganut Hindu di Kerala yang bernama Cheraman Perumal.
Wilayah Kodungallur yang terletak di dekat pelabuhan kuno Muziris, dulunya menjadi pusat perdagangan dunia. Kerajaan Chera yang berada di bawah pimpinan Raja Cheraman pada saat itu memperdagangkan jahe, kayu, dan kain dengan masyarakat Timur Tengah serta Eropa.
Baca juga:Kyai Cholil: Kesesatan Panji Gumilang Bolehkan Wanita Jadi Khatib Jumat
Pelaut Arab dari kelompok dagang Timur Tengah diketahui telah memiliki hubungan perdagangan erat dengan raja-raja Chera yang memerintah saat itu. Tentu, menjadi tak butuh banyak waktu untuk menyebarkan berita di Malabar, melalui pedagang Arab, tentang keberadaan Nabi Muhammad SAW dan ajaran Islam.
Sementara, mengutip The Times of India, masjid tersebut membuktikan dua fakta. Pertama, Islam datang ke India jauh sebelum Mughal datang dari wilayah barat laut.
Kedua, masukanya Islam ke India berlangsung secara damai tanpa perlawanan berarti. Masjid itu berdiri kokoh bersama dua landmark Kodungallur lain. Pertama Gereja Saint Thomas yang konon dibangun pada 52 Masehi.
Mengutip Gulf News, masjid tersebut dibangun oleh Malik bin Dinar, salah seorang penyebar agama Islam pertama di India yang datang dari Arab. Akan tetapi, terdapat beberapa kisah yang beredar mengenai asal-usul masjid tersebut. Salah stunya tentang seorang raja penganut Hindu di Kerala yang bernama Cheraman Perumal.
Wilayah Kodungallur yang terletak di dekat pelabuhan kuno Muziris, dulunya menjadi pusat perdagangan dunia. Kerajaan Chera yang berada di bawah pimpinan Raja Cheraman pada saat itu memperdagangkan jahe, kayu, dan kain dengan masyarakat Timur Tengah serta Eropa.
Baca juga:Kyai Cholil: Kesesatan Panji Gumilang Bolehkan Wanita Jadi Khatib Jumat
Pelaut Arab dari kelompok dagang Timur Tengah diketahui telah memiliki hubungan perdagangan erat dengan raja-raja Chera yang memerintah saat itu. Tentu, menjadi tak butuh banyak waktu untuk menyebarkan berita di Malabar, melalui pedagang Arab, tentang keberadaan Nabi Muhammad SAW dan ajaran Islam.
Sementara, mengutip The Times of India, masjid tersebut membuktikan dua fakta. Pertama, Islam datang ke India jauh sebelum Mughal datang dari wilayah barat laut.
Kedua, masukanya Islam ke India berlangsung secara damai tanpa perlawanan berarti. Masjid itu berdiri kokoh bersama dua landmark Kodungallur lain. Pertama Gereja Saint Thomas yang konon dibangun pada 52 Masehi.