Gus Yahya Yakin R20 ASEAN Akan Berpengaruh di KTT ASEAN
Tim langit 7
Rabu, 02 Agustus 2023 - 18:13 WIB
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, inisiasi ASEAN Intercultural and Interreligious Dialogue Conference (IIDC) mengambil momentum ASEAN Summit 2023. Indonesia didapuk sebagai tuan rumah.
Menurut Gus Yahya, panggilannya, ASEAN IIDC diarahkan untuk mendorong konsolidasi jaringan. Gagasan dasarnya adalah memperkuat konsolidasi jaringan dari pada tokoh dan pemimpin agama di lingkungan ASEAN dan jaringan negara-negara ASEAN, termasuk Amerika, Jepang, dan India.
“Ini belum pernah terjadi sebelumnya bahwa forum tokoh-tokoh agama ini dijalankan dalam koordinasi yang erat dengan pemerintahan-pemerintahan,” kata Gus Yahya dalam konferensi pers ASEAN IIDC di gedung PBNU lantai 8, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023).
Baca juga:Gerakan Ormas Islam Sebelum Kemerdekaan RI
“Maka, pertama kami bicara kepada pemerintah dan alhamdulillah Kementerian Luar Negeri RI mau bekerja sama dan menerima gagasan ini untuk dijadikan agenda resmi KTT Asean. Insyaallah, hasil dari kita ini akan dibawa masuk dalam konklusi KTT ASEAN,” kata dia.
Kata Gus Yahya, forum R20 ini ingin membangun jaringan agar jaringan ini terkonsolidasi dengan kuat. “Kami mencari basis kesamaan latar belakang di antara masuatak ASEAN dan sekitarnya,” ujar dia.
IIDC ini, kata dia, diinisiasi PBNU. IIDC ini merupakan bagian dari agenda PBNU untuk ikut serta dalam dinamika internasional dalam upaya membangun harmoni dan perdamaian dari arah lingkungan agama-agama.
Menurut Gus Yahya, panggilannya, ASEAN IIDC diarahkan untuk mendorong konsolidasi jaringan. Gagasan dasarnya adalah memperkuat konsolidasi jaringan dari pada tokoh dan pemimpin agama di lingkungan ASEAN dan jaringan negara-negara ASEAN, termasuk Amerika, Jepang, dan India.
“Ini belum pernah terjadi sebelumnya bahwa forum tokoh-tokoh agama ini dijalankan dalam koordinasi yang erat dengan pemerintahan-pemerintahan,” kata Gus Yahya dalam konferensi pers ASEAN IIDC di gedung PBNU lantai 8, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023).
Baca juga:Gerakan Ormas Islam Sebelum Kemerdekaan RI
“Maka, pertama kami bicara kepada pemerintah dan alhamdulillah Kementerian Luar Negeri RI mau bekerja sama dan menerima gagasan ini untuk dijadikan agenda resmi KTT Asean. Insyaallah, hasil dari kita ini akan dibawa masuk dalam konklusi KTT ASEAN,” kata dia.
Kata Gus Yahya, forum R20 ini ingin membangun jaringan agar jaringan ini terkonsolidasi dengan kuat. “Kami mencari basis kesamaan latar belakang di antara masuatak ASEAN dan sekitarnya,” ujar dia.
IIDC ini, kata dia, diinisiasi PBNU. IIDC ini merupakan bagian dari agenda PBNU untuk ikut serta dalam dinamika internasional dalam upaya membangun harmoni dan perdamaian dari arah lingkungan agama-agama.