home edukasi & pesantren

Kebahagiaan Santri Jika Dimarahi Kiai

Jum'at, 04 Agustus 2023 - 07:00 WIB
Pengasuh Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, KH Muhammad Abdurrahman al-Kautsar
Pesantren adalah kawah candradimuka santri dalam membentuk kepribadian yang tahan banting dan menjadi modal kehidupan di masa akan datang.

Tidak heran di pesantren, para santri dididik dengan ketat untuk menumbuhkan jiwa yang tidak gampang menyerah dan punya kekuatan dalam menghadapi permasalahan.

Terkait pendidikan di pesantren ini, KH Abdurrahman al-Kautsar (Gus Kautsar) dari Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur mengatakan kekuatan dalam diri jiwa santri salah satunya tumbuh dari tempaan saat kiai memarahinya. Banyak santri yang menurutnya tidak begitu puas dan merasa kecewa saat dirinya tidak dimarahi oleh kiai.

"Apakah kami tidak memiliki bakat berhasil sampai guru kami kok tidak marah?" ungkapnya pada tayangan Menggapai Dukungan Pusat diakses NU Online, Kamis (3/8/2023).

Gus Kautsar menyebut bahwa banyak para kiai dan ulama besar adalah produk (alumni) pesantren yang saat mengenyam pendidikan berhasil melewati proses yang berat dan merasakan perihnya tempaan para guru. Di antaranya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang berhasil menjadi sosok teladan karena sulit dan kerasnya pendidikan pesantren yang didapatkannya.

"Ini agak beda dengan konsep saat ini, di mana guru harus yang care," ungkapnya.

Ia pun mengutip sebuah maqalah yang menyebutkan bahwa semua kegagalan seseorang sebagai murid biasanya dikarenakan ketidakmampuannya dalam bertahan pada tekanan guru-gurunya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
santri marah pesantren kiai
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya