Ketum ISNU: Kader NU Harus Siap Masuk ke Pos-Pos Strategis
Tim langit 7
Ahad, 06 Agustus 2023 - 08:00 WIB
Ketum PP ISNU saat membuka musyawarah pimpinan nasional ISNU di Palembang.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU) Ali Masykur Musa mengatakan, Nahdlatul Ulama (NU) mempunyai tugas sejarah tak ringan. Tak hanya berhenti pada tugas memperjuangkan kemerdekaan, namun juga mengisinya.
“Tugas NU saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan sebaik mungkin. Kader NU harus siap ditempatkan di pos-pos strategis di republik ini, termasuk dalam kepemimpinan nasional,” kata Cak Ali saat membuka resmi Muspimnas II ISNU di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (4/8/2023).
Cak Ali, sapaan akrabnya, menyampaikan menjadi ISNU dicirikan empat hal. “Ber-ISNU untuk mengabdi, ber-ISNU memberi bukan meminta, ISNU punya multi background, dan ISNU punya kemampuan intelektualitas,” tuturnya.
Baca juga:Muspimnas II ISNU di Palembang Sepakati 3 Nama Kader NU Cawapres
Menurut Cak Ali, ISNU merupakan kader NU unggulan. Oleh karena itu, ia mendorong para kader agar mempunyai andil dalam menyukseskan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Untuk menuju 2045, perlu panca dharma Indonesia. Pertama, menjalankan politik luar negeri bebas aktif untuk perdamaian dan harmoni. Kedua, memperkokoh ideologi Pancasila sebagai dasar negara.
“Ketiga, menjalankan ekonomi pasar sosial berkeadilan. Keempat, menjadikan hukum sebagai instrument social order. Kelima, menjadikan harmoni sosial dengan menghargai pluralitas,” tuturnya.
“Tugas NU saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan sebaik mungkin. Kader NU harus siap ditempatkan di pos-pos strategis di republik ini, termasuk dalam kepemimpinan nasional,” kata Cak Ali saat membuka resmi Muspimnas II ISNU di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (4/8/2023).
Cak Ali, sapaan akrabnya, menyampaikan menjadi ISNU dicirikan empat hal. “Ber-ISNU untuk mengabdi, ber-ISNU memberi bukan meminta, ISNU punya multi background, dan ISNU punya kemampuan intelektualitas,” tuturnya.
Baca juga:Muspimnas II ISNU di Palembang Sepakati 3 Nama Kader NU Cawapres
Menurut Cak Ali, ISNU merupakan kader NU unggulan. Oleh karena itu, ia mendorong para kader agar mempunyai andil dalam menyukseskan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Untuk menuju 2045, perlu panca dharma Indonesia. Pertama, menjalankan politik luar negeri bebas aktif untuk perdamaian dan harmoni. Kedua, memperkokoh ideologi Pancasila sebagai dasar negara.
“Ketiga, menjalankan ekonomi pasar sosial berkeadilan. Keempat, menjadikan hukum sebagai instrument social order. Kelima, menjadikan harmoni sosial dengan menghargai pluralitas,” tuturnya.