7 Amalan Jariyah Ladang Pahala Meski Setelah Kematian
Esti setiyowati
Kamis, 10 Agustus 2023 - 16:00 WIB
ilustrasi
"Ketika seorang manusia meninggal dunia, maka amalannya terputus kecuali tiga hal, yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mau mendoakannya" (Hadits diriwayatkan oleh Imam Muslim, Imam at-Tirmidzi, Imam Abu Dawud, Imam an-Nasa`i, dan Imam Ibnu Hibban bersumber dari Sayyidina Abu Hurairah ra).
Tiga amalan yang disebutkan dalam hadits tersebut akan terus mengalir pahalanya, meski orangnya sudah meninggal dunia. Salah satunya adalah sedekah jariyah.
Sedekah jariyah (shadaqah jariyah) adalah memberi dalam bentuk apapun yang memberi manfaat tak terputus bagi orang lain.
Sehingga pahala akan tetap mengalir pada orang yang bersedekah jariyah, meski telah meninggal dunia. Namun perlu digarisbawahi bahwa niat sedekah karena Allah Ta'ala bukan karena untuk dipuji atau lainnya.
Lalu, apa saja bentuk sedekah jariyah yang bakal mengalirkan pahala meski setelah kematian? Merangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa di antaranya:
1. Sedekah Mushaf Al Quran
"Sesungguhnya kebaikan yang akan mengiringi seorang mukmin setelah ia meninggal adalah ilmu yang ia ajarkan dan sebarkan, anak shalih yang ia tinggalkan, dan Al Qur`an yang ia wariskan." (HR Ibnu Majah: 238).
Tiga amalan yang disebutkan dalam hadits tersebut akan terus mengalir pahalanya, meski orangnya sudah meninggal dunia. Salah satunya adalah sedekah jariyah.
Sedekah jariyah (shadaqah jariyah) adalah memberi dalam bentuk apapun yang memberi manfaat tak terputus bagi orang lain.
Sehingga pahala akan tetap mengalir pada orang yang bersedekah jariyah, meski telah meninggal dunia. Namun perlu digarisbawahi bahwa niat sedekah karena Allah Ta'ala bukan karena untuk dipuji atau lainnya.
Lalu, apa saja bentuk sedekah jariyah yang bakal mengalirkan pahala meski setelah kematian? Merangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa di antaranya:
1. Sedekah Mushaf Al Quran
"Sesungguhnya kebaikan yang akan mengiringi seorang mukmin setelah ia meninggal adalah ilmu yang ia ajarkan dan sebarkan, anak shalih yang ia tinggalkan, dan Al Qur`an yang ia wariskan." (HR Ibnu Majah: 238).