home masjid

UYM: Masjid Bukan Hanya Tempat Shalat 5 Waktu, Tapi Pusat Pemberdayaan Umat

Senin, 30 Agustus 2021 - 15:13 WIB
Ustadz Yusuf Mansur dalam sebuah kegiatan webinar (foto: Kabar DAQU)
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Qur'an, KH Yusuf Mansur (UYM), mengatakan, spirit muharram bisa dimaknai untuk membangkitkan masjid sebagai pemberdayaan ekonomi umat. Masjid merupakan sentral umat umat Islam, baik berupa ibadah mahdhah ataupun ibadah ghairu mahdhah.

Itu terlihat ketika Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Bangunan yang pertama beliau bangun adalah Masjid. Dari bangunan itu, semua kegiatan umat Islam dilakukan, termasuk kegiatan ekonomi. Dari situ tercipta kemakmuran dan kesejahteraan, tidak hanya bagi umat Islam, tapi juga untuk bangsa dan negara.

Menurut UYM, dalam Islam, ibadah tidak hanya meliputi kegiatan-kegiatan ruhiyah di dalam masjid saja, namun meliputi semua aspek kehidupan masyarakat. Termasuk kegiatan ekonomi seperti industri, pasar saham, pasar modal, hingga pengelolaan perusahaan.

“Mungkin kesalahan kita juga ketika tidak gegap-gempita masuk ke pasar, masuk ke pabrik, kantor, ke perusahaan, industri online misalnya, pasar saham, pasar modal,dan seluruh kegiatan ekonomi, karena kita praktis berpuluh-puluh tahun mendikotomikan ibadah hanya seperti itu (ibadah hanya di masjid, tidak meliputi kegiatan ekonomi),” tutur UYM dalam webinar ‘Muharram Moment Kebangkitan Ekonomi Umat dari Masjid dan Pesantren’, Senin (30/8/2021).

Webinar tersebut diselenggarakan olehLANGIT.ID dengan menghadirkan tiga narasumber. Selain UYM, Webinar LANGIT.ID menghadirkan Wali Kota Bengkulu H Helmi Hasan SE dan Ketua Dewan Syura Masjid Jogokariyan Yogyakarta Ustadz M Jazir ASP. Keduanya menyampaikan fungsi dan peranmasjid yang sesungguhnya bagi ummatIslam.

Dalam webinar tersebut, UYM mencontohkan perintah ibadah haji dan umrah. Menurut dia, tidak masalah jika seseorang ingin berdagang setelah melakukan manasik haji dengan catatan tetap mengingat Allah Ta’ala. Secara spesifik, mengingat Allah artinya tidak melupakan aturan main dalam berdagang sesuai syariah.

“Memangnya ibadah haji dan umrah terus terusan begitu? Kan tidak. Buktinya Allah mengatakan, kalau sudah selesai manasik haji, gapapa kalian melakukan perdagangan. Bahkan didorong oleh Allah bahwa itu adalah ibadah, yang penting tidak melupakan Allah,” ucap UYM.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
yusuf mansur bangkit bersama webinar muharram webinar langit7id
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya