Sulit Dapat Bantuan, Pemerintah Inisiatif Bantu Usaha Ultra Mikro
Mahmuda attar hussein
Senin, 30 Agustus 2021 - 17:20 WIB
Pelaku usaha mikro. Foto: Langit7/Istock
Pemerintah terus berupaya memberikan bantuan kepada UMKM terdampak pandemi Covid-19, termasuk di level usaha paling kecil, yakni ultra mikro (UMi). Beberapa bantuan tersebut dilakukan melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), seperti Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM), subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR) dan non KUR, serta program UMi.
Melalui Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLU PIP), pemerintah membantu para pelaku usaha UMIi untuk bangkit dari pandemi. Tidak hanya melalui pembiayaan mudah dan cepat, BLU PIP juga memberikan program pelatihan dan pendampingan bagi para debitur secara menyeluruh dan masif.
“Kondisi debitur dan permintaan pembiayaan masih belum stabil, sehingga akan berpotensi mengganggu cash flow-nya mereka. Dalam hal ini, terdapat risiko penundaan pembayaran dari debitur, di sisi lain penyalur masih memiliki keterbatasan kemampuan untuk menyalurkan pembiayaan baru karena permintaan yang masih belum stabil,” jelas Direktur Utama PIP, Ririn Kandariyah secara daring di acara Lelang Produk UMi Unggulan Tahun 2021, dalam rangkaian peluncuran program ‘Bersama Sahabat – UMi Bangkit’, Senin (30/08).
Baca juga:Kopi Nipah Panjang, Lewat Sungai Menembus Pasar
Melalui program tersebut diharapkan para pelaku UMi yang belum memperoleh fasilitas pembiayaan bisa mendapatkan informasi terkait program bantuan yang diselenggarakan BLU PIP. Selain itu, debitur yang sudah memperoleh pembiayaan UMi bisa semakin sehat dan mengalami peningkatan dalam usaha.
"Sehingga pada akhirnya mereka bisa mengakses pembiayaan UMi dengan plafon yang lebih tinggi," ujarnya.
Usaha UMi merupakan yang terbanyak dan berada pada komposisi paling bawah dalam piramida UMKM. Beberapa kendala saat ini, usaha UMi dirasa menjadi yang paling sulit untuk mengakses pembiayaan.
Melalui Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLU PIP), pemerintah membantu para pelaku usaha UMIi untuk bangkit dari pandemi. Tidak hanya melalui pembiayaan mudah dan cepat, BLU PIP juga memberikan program pelatihan dan pendampingan bagi para debitur secara menyeluruh dan masif.
“Kondisi debitur dan permintaan pembiayaan masih belum stabil, sehingga akan berpotensi mengganggu cash flow-nya mereka. Dalam hal ini, terdapat risiko penundaan pembayaran dari debitur, di sisi lain penyalur masih memiliki keterbatasan kemampuan untuk menyalurkan pembiayaan baru karena permintaan yang masih belum stabil,” jelas Direktur Utama PIP, Ririn Kandariyah secara daring di acara Lelang Produk UMi Unggulan Tahun 2021, dalam rangkaian peluncuran program ‘Bersama Sahabat – UMi Bangkit’, Senin (30/08).
Baca juga:Kopi Nipah Panjang, Lewat Sungai Menembus Pasar
Melalui program tersebut diharapkan para pelaku UMi yang belum memperoleh fasilitas pembiayaan bisa mendapatkan informasi terkait program bantuan yang diselenggarakan BLU PIP. Selain itu, debitur yang sudah memperoleh pembiayaan UMi bisa semakin sehat dan mengalami peningkatan dalam usaha.
"Sehingga pada akhirnya mereka bisa mengakses pembiayaan UMi dengan plafon yang lebih tinggi," ujarnya.
Usaha UMi merupakan yang terbanyak dan berada pada komposisi paling bawah dalam piramida UMKM. Beberapa kendala saat ini, usaha UMi dirasa menjadi yang paling sulit untuk mengakses pembiayaan.