home edukasi & pesantren

Santri Baru Berdatangan, Pengasuh Pesantren Harus Perhatikan Ini

Kamis, 17 Agustus 2023 - 19:00 WIB
ilustrasi
Pakar Pendidikan Anak, Ustadz Mohammad Fauzil Adhim, menjelaskan, setiap pondok pesantren berbeda keragaman asal santri maupun budayanya. Latar belakang keluarga santri rentang perbedaannya juga bisa beragam.

Maka itu, sejak awal di pesantren, perlu dikondisikan untuk lebih mudah membaur, menyesuaikan diri dan membentuk ikatan sosial antar santri. Selama masa itu, santri memang hanya berada di pesantren saja dan berinteraksi hanya dengan komunitas pesantren.

"Berapa lama waktu yang diperlukan? Sangat terkait dengan rentang keragaman latar belakang santri, khususnya latar belakang budaya keluarga, disamping tentu saja dipengaruhi oleh latar belakang budaya masyarakat," kata Ustadz Fauzil Adhim melalui akun media sosialnya, dikutip Kamis (16/8/2023).

Santri semakin homogen, maka makin singkat waktu yang diperlukan. Makin majemuk, perlu waktu semakin lama. Sama halnya makin suportif, bukan sekedar kondusif, lingkungan pesantren, maka makin pendek waktu yang diperlukan.

Baca juga:Bawakan Lagu Rungkad, Putri Ariani Sukses Goyang Istana Negara

"Berapa lama yang disebut singkat itu? Rata-rata dua bulan, meskipun bisa juga 1,5 bulan. Pada sebagian pesantren perlu waktu tiga bulan. Atau sebagian sebenarnya memerlukan waktu hanya 1,5 bulan, tetapi sengaja melarang kunjungan agar dapat membentuk iklim santri secara efektif," kata Fauzil.

Fauzil mengaku merekomendasikan kepada beberapa sekolah nonpesantren tentang waktu awal pembentukan iklim sekolah selama tiga bulan. Jadi, kalau ada pesantren yang melarang kunjungan wali santri pada dua bulan pertama atau tiga bulan pertama, sangat mungkin karena alasan ini.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
santri pondok pesantren pengasuh pesantren
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya