Qoriah Internasional Asal Ambon Ingin Berantas Buta Aksara Al-Qur'an
Muhajirin
Senin, 28 Agustus 2023 - 17:00 WIB
Mastia Lestaluhu merupakan wanita asal Ambon sebagai qariah dunia.
Mastia Lestaluhu merupakan wanita asal Ambon yang memiliki segudang prestasi. Lahir dan besar di timur Indonesia, Mastia ibarat permata dalam dunia qiraat. Dia membawa nama daerah dan bangsanya ke tataran dunia internasional sebagai qariah dunia.
Upaya untuk berprestasi sebagai pembaca Al-Qur'an tidak lepas dari tempaan kedua orang tuanya. Sejak awal orang tuanya memutuskan untuk menyiapkan pola pengasuhan (parenting) agar anak-anaknya dekat dengan Al-Qur'an.
Hal itulah yang mengantarkan Mastia terjun di dunia tilawah Al-Qur'an. Kini, dia memiliki keinginan kuat untuk memberantas buta aksara Al-Qur'an. Wanita kelahiran 1 Mei 1993 itu lantas mendirikan institusi yang bergerak di bidang pendidikan dan pelatihan untuk pengajar Al-Qur'an bernama Mastia Institute.
Baca juga:Resmikan LRT Jabodebek, Jokowi Minta Masyarakat Beralih ke Transportasi Massal
Proses pembelajaran Mastia Institute yang sudah berjalan 4 tahun dan dilakukan secara daring. Di sini, para guru pengajar baca Qur’an diajarkan cara memberikan proses belajar yang menyenangkan.
“Sebagai orang yang berkecimpung di dunia Qur’an dan memiliki prestasi di bidang tersebut, aku sebenarnya ingin memiliki pesantren, tapi sembari mempersiapkan jalannya aku ingin lembaga belajar mengajar ini berjalan lebih dulu,” ujar Mastiah melalui laman resmi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Senin (28/8/2023).
Dia berharap, keberadaan Mastia Institute membawa dampak bagi umat Islam di Tanah Air. Dia berharap semakin banyak umat Muslim yang mahir membaca Al-Qur’an. Ada beberapa hal yang dia tekankan di Mastiah Institute. Dia selalu menekan kepada peserta untuk belajar dari guru yang tepat.
Upaya untuk berprestasi sebagai pembaca Al-Qur'an tidak lepas dari tempaan kedua orang tuanya. Sejak awal orang tuanya memutuskan untuk menyiapkan pola pengasuhan (parenting) agar anak-anaknya dekat dengan Al-Qur'an.
Hal itulah yang mengantarkan Mastia terjun di dunia tilawah Al-Qur'an. Kini, dia memiliki keinginan kuat untuk memberantas buta aksara Al-Qur'an. Wanita kelahiran 1 Mei 1993 itu lantas mendirikan institusi yang bergerak di bidang pendidikan dan pelatihan untuk pengajar Al-Qur'an bernama Mastia Institute.
Baca juga:Resmikan LRT Jabodebek, Jokowi Minta Masyarakat Beralih ke Transportasi Massal
Proses pembelajaran Mastia Institute yang sudah berjalan 4 tahun dan dilakukan secara daring. Di sini, para guru pengajar baca Qur’an diajarkan cara memberikan proses belajar yang menyenangkan.
“Sebagai orang yang berkecimpung di dunia Qur’an dan memiliki prestasi di bidang tersebut, aku sebenarnya ingin memiliki pesantren, tapi sembari mempersiapkan jalannya aku ingin lembaga belajar mengajar ini berjalan lebih dulu,” ujar Mastiah melalui laman resmi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Senin (28/8/2023).
Dia berharap, keberadaan Mastia Institute membawa dampak bagi umat Islam di Tanah Air. Dia berharap semakin banyak umat Muslim yang mahir membaca Al-Qur’an. Ada beberapa hal yang dia tekankan di Mastiah Institute. Dia selalu menekan kepada peserta untuk belajar dari guru yang tepat.