2.539 Sekolah di Jateng Gelar PTM Terbatas, Gubernur Tekankan 5 Siap
Arif purniawan
Selasa, 31 Agustus 2021 - 06:05 WIB
Siswa SMP Al Islam Gunungpati dicek suhu tubuhnya menggunakan thermogun, setelah sesi pertama proses PTM terbatas selesai, pada Senin (30/8). (Langit7id/Arif Purniawan)
Sebanyak 2.539 sekolah di Jawa Tengah menggelar pembelajaran tatap muka (PTM), pada Senin (30/8). Sekolah yang menggelar PTM di antaranya berasal 2.401 dari PAUD, SD, SMP yang tersebar di Cilacap, Banjarnegara, Kebumen, Rembang, Semarang, Kendal, Pemalang dan Kota Semarang.
Kemudian 4 SLB sudah melaksanakan simulasi PTM di Purbalingga, Jepara, dan Demak. Sementara untuk jenjang SMK ada 67 sekolah, terdiri dari 15 sekolah melaksanakan simulasi dan 52 lainnya PTM terbatas, yang tersebar di 19 kabupaten Kota.
Adapun untuk SMA 67 sekolah, rinciannya 22 sekolah melaksanakan simulasi PTM dan 45 sekolah melaksanakan PTM terbatas. Untuk SMA tersebar di 17 kabupaten/kota di Jateng.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengingatkan kepada sekolah yang menggelar simulasi maupun sudah mempraktekkan PTM terbatas, harus benar-benar menekankan 5 siap. 5 Siap itu terdiri dari siap sekolahnya, siap gurunya, siap siswanya, siap orang tuanya dan siap daerahnya. Orang tua memiliki peran penting, untuk mengantisipasi penularan Covid-19
“Ketika saya memantau PTM di SMP 13 Semarang masih didapati satu dua anak yang saya tanya, ternyata masih naik ojol. Sebaiknya diantar orang tuanya dan pulangnya mesti dijemput oleh orang tuanya, sehingga memastikan mereka beres,” kata Ganjar Pranowo, usai memimpin rapat Penanganan Covid-19 di Kantor Gubernuran, Senin (30/8).
Selain itu, di SMP 13 didapati para siswa masih berdesak-desakan pada saat mengantri membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer. Mereka saling berebut untuk cuci tangan lebih dulu. Hal ini agar menjadi perhatian serius pihak sekolah.
Meski sebenarnya, pembelajaran di kelas sudah bagus, karena diberi sekat setiap meja, menyesuaikan bentuk meja.
Kemudian 4 SLB sudah melaksanakan simulasi PTM di Purbalingga, Jepara, dan Demak. Sementara untuk jenjang SMK ada 67 sekolah, terdiri dari 15 sekolah melaksanakan simulasi dan 52 lainnya PTM terbatas, yang tersebar di 19 kabupaten Kota.
Adapun untuk SMA 67 sekolah, rinciannya 22 sekolah melaksanakan simulasi PTM dan 45 sekolah melaksanakan PTM terbatas. Untuk SMA tersebar di 17 kabupaten/kota di Jateng.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengingatkan kepada sekolah yang menggelar simulasi maupun sudah mempraktekkan PTM terbatas, harus benar-benar menekankan 5 siap. 5 Siap itu terdiri dari siap sekolahnya, siap gurunya, siap siswanya, siap orang tuanya dan siap daerahnya. Orang tua memiliki peran penting, untuk mengantisipasi penularan Covid-19
“Ketika saya memantau PTM di SMP 13 Semarang masih didapati satu dua anak yang saya tanya, ternyata masih naik ojol. Sebaiknya diantar orang tuanya dan pulangnya mesti dijemput oleh orang tuanya, sehingga memastikan mereka beres,” kata Ganjar Pranowo, usai memimpin rapat Penanganan Covid-19 di Kantor Gubernuran, Senin (30/8).
Selain itu, di SMP 13 didapati para siswa masih berdesak-desakan pada saat mengantri membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer. Mereka saling berebut untuk cuci tangan lebih dulu. Hal ini agar menjadi perhatian serius pihak sekolah.
Meski sebenarnya, pembelajaran di kelas sudah bagus, karena diberi sekat setiap meja, menyesuaikan bentuk meja.