home lifestyle muslim

Jangan Abaikan Kesehatan Mental Ibu Pasca Melahirkan

Selasa, 12 September 2023 - 16:00 WIB
ilustrasi
Momen pasca-persalinan dapat menjadi hal yang menyenangkan, sekaligus memicu fluktuasi perasaan dan emosi. Bisa saja kegembiraan yang awalnya ibu rasakan, tiba-tiba berubah menjadi kecemasan atau bahkan ketakutan.

Menurut Komisioner Komisi Nasional (Komnas) Perempuan Hj Maria Ulfa Anshor, kondisi tersebut rentan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan mental pada ibu pasca-melahirkan. Sebab, dalam setiap persalinan, dipastikan semua perempuan mengalami kesakitan dan kelelahan yang sangat luar biasa.

"Itu merupakan puncak dari proses reproduksi perempuan setelah proses kehamilannya yang melelahkan dalam waktu cukup panjang selama kurang lebih 9 bulan atau 40 minggu," kata Maria dikutip dari NU Online, Selasa (12/9/2023).

Baca juga:Tren di Kalangan Beauty Influencer, Bikin Make Up Mata Kucing dengan Jepit Rambut

Mengutip ayat 14 dari Surat Luqman, jatanya, setelah mengalami proses panjang kehamilan, perempuan disuguhkan berbagai macam tantangan pasca-melahirkan, seperti nifas dan menyusui. Karenanya, dalam setiap kehamilan hingga melahirkan, perempuan membutuhkan kesiapan fisik, psikis dan sosial agar perempuan bisa menjalani setiap fasenya dengan sehat dan optimal.

"Kata wahnan ‘al? wahnin dalam Surat Luqman ayat 14 itu menurut Al-Maward? dalam tafsirnya, memiliki makna; syiddah ‘al? syiddatin (kesukaran yang berkelanjutan), juhdan ‘al? juhdin (kesungguhan yang terus diperjuangkan) dan du’fan ‘al? du’fin (lemah yang terus bertambah). Dari ketiga makna tersebut faktanya memang kehamilan, melahirkan dan menyusui itu masa yang sangat melelahkan, makin tua usia kehamilannya kondisinya semakin berat," jelasnya.

Wakil Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) itu lantas menyinggung soal baby blues yang biasa terjadi pada ibu pasca-melahirkan akibat kelelahan dan ketiadaan dukungan emosional, baik dari keluarga inti maupun lingkungan sekitar.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kesehatan mental ibu melahirkan komnas perempuan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya