Indonesia Pusat Mode Muslim Dunia, Wapres: Perlu Promosi Strategis dan Konsisten
Mahmuda attar hussein
Selasa, 31 Agustus 2021 - 14:46 WIB
Ilustrasi Indonesia pusat mode muslim dunia. Foto: Langit7/Istock
Pemerintah mendorong Indonesia sebagai produsen produk halal terbesar dunia pada 2024. Pemerintah mendorong industri fesyen muslim menjadi yang terdepan. Untuk itu, pemerintah mendukung upaya promosi terpadu secara strategis dan konsisten.
“Kita ingin supaya fesyen muslim menjadi yang terdepan. Untuk menjadi pusat mode muslim dunia, diperlukan promosi terpadu seperti yang dilakukan oleh MUFFEST (Muslim Fashion Festival Indonesia). Jadi, kita harapkan MUFFEST ini menjadi panggung yang strategis dan besar, dan tentu saja secara konsisten,” tegas Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin, seperti dilansir dari portal resmi Wapres, Selasa (31/08/).
Baca juga:Perkuat Sektor Ekraf di Padang, Sandiaga Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Wapres mengingatkan, untuk memudahkan promosi produk secara global, maka dapat memanfaatkan platform digital.
“Kita punya perusahaan platform digital, sudah banyak yang melakukan pemasaran global. Channel-nya sudah ada, bagaimana kita memanfaatkan potensi yang sekarang ada,” tutur Wapres.
Wapres menyambut baik gagasan IFC untuk memasukkan fesyen sebagai bagian dari kurikulum pendidikan. Untuk itu, Wapres akan meminta Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), sebagai lembaga pendukung pemerintah yang diketuai Menteri Keuangan dan bergerak di bidang akademisi, untuk menjajakinya.
“Tadi ada usulan untuk melahirkan di tingkat akademisi, [ahli] fesyen. Ini nanti kita komunikasikan dengan IAEI, supaya apa yang selama ini digarap tidak hanya menjadi ahli-ahi di bidang keuangan, tetapi juga di bidang fesyen. Saya setuju sekali,” ungkapnya.
“Kita ingin supaya fesyen muslim menjadi yang terdepan. Untuk menjadi pusat mode muslim dunia, diperlukan promosi terpadu seperti yang dilakukan oleh MUFFEST (Muslim Fashion Festival Indonesia). Jadi, kita harapkan MUFFEST ini menjadi panggung yang strategis dan besar, dan tentu saja secara konsisten,” tegas Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin, seperti dilansir dari portal resmi Wapres, Selasa (31/08/).
Baca juga:Perkuat Sektor Ekraf di Padang, Sandiaga Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Wapres mengingatkan, untuk memudahkan promosi produk secara global, maka dapat memanfaatkan platform digital.
“Kita punya perusahaan platform digital, sudah banyak yang melakukan pemasaran global. Channel-nya sudah ada, bagaimana kita memanfaatkan potensi yang sekarang ada,” tutur Wapres.
Wapres menyambut baik gagasan IFC untuk memasukkan fesyen sebagai bagian dari kurikulum pendidikan. Untuk itu, Wapres akan meminta Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), sebagai lembaga pendukung pemerintah yang diketuai Menteri Keuangan dan bergerak di bidang akademisi, untuk menjajakinya.
“Tadi ada usulan untuk melahirkan di tingkat akademisi, [ahli] fesyen. Ini nanti kita komunikasikan dengan IAEI, supaya apa yang selama ini digarap tidak hanya menjadi ahli-ahi di bidang keuangan, tetapi juga di bidang fesyen. Saya setuju sekali,” ungkapnya.