home global news

Layanan Al Quran Berbasis Teknologi AI Jadi Kebutuhan

Kamis, 21 September 2023 - 15:00 WIB
ilustrasi
Pengembangan layanan Al-Qur'an dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) saat ini menjadi kebutuhan. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Balitbang-Diklat Kementerian Agama terus mengembangkan layanan Al-Qur'an mengikuti perkembangan teknologi.

Salah satunya adalah layanan chatbot Al-Qur'an dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). Kepala LPMQ, Abdul Aziz Sidqi, MA mengungkapkan itu dalam Lokakarya Pengembangan Al-Qur'an Digital.

Menurut Aziz, masyarakat membutuhkan akses informasi yang cepat, tepat, dan akurat. Khusus di bidang Al-Qur'an informasi tersebut harus valid dengan sumber-sumber referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Di bidang Al-Qur'an, layanan AI yang tersedia di Dunia Maya masih banyak kelemahan. Teks ayat, terjemahannya, juga tafsirnya banyak yang tidak tepat. Untuk itu, kita harus mengembangkan layanan Al-Qur'an dengan teknologi AI. Dan langkah awal yang harus dilakukan adalah merumuskan grand designnya," terang Aziz, dikutip Kamis (21/9/2023).

Baca juga:Kunjungi Masjid Mohammed bin Zayed di Surakarta, Jokowi Terima Mushaf Al-Quran

Selain chatbot Al-Qur'an, LPMQ juga akan mengembangkan layanan Sistem Informasi Layanan Tashih (Silat) dengan penambahan Software Tashih Otomatis. Software tersebut diperuntukkan sebagai sarana pentashihan master mushaf Al-Qur'an dalam bentuk file, sebelum ditashih atau diperiksa secara manual oleh tim pentashih.

"Dalam pengembangan aplikasi ini, LPMQ tetap akan mengikuti grand design dari biro Humas Data dan Informasi (HDI)," ujar Aziz menggarisbawahi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
alquran kemenag teknologi artificial intelligence
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya