Kisah Abdullah Azwar Anas: Belajar Organisasi di IPNU, Kini Jadi Menteri
Tim langit 7
Kamis, 28 September 2023 - 12:00 WIB
Menpan RB, H Abdullah Azwar Anas.Foto/ist
H Abdullah Azwar Anas adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Anggota kabinet kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur ini, dikenal sebagai aktivis yang tak mau setengah hati memimpin organisasi.
Anas, demikian akrab disapa, menjadi seperti saat ini bukanlah semudah yang orang bayangkan. Apa yang dia capai saat ini buah dari perjuangan dan upayanya membekali diri dengan berbagai kemampuan, termasuk berorganisasi.
Bupati Banyuwangi dua periode ini menceritakan perjalanan kariernya sejak belajar di IPNU sampai bisa menjadi salah seorang Menteri dalam kabinet Indonesia Maju saat ini.
Baca juga:Cerita Suami Istri Kompak Raih Guru Besar Bareng di Unesa
Menurutnya, IPNU mengajarkan dua hal yaitu tentang organisasi dan ilmu keagamaan. "Organisasi ini membuat saya belajar banyak. Karena di samping kita belajar organisasi, juga belajar ilmu keagamaan. Prinsip-prinsip tasamuh, tawasuth, i'tidal kami banyak belajar dari IPNU. Saya senang sekali karena bertemu para senior (sehingga) bisa mendapatkan inspirasi," tutur Anas.
Ia mengaku bersyukur saat menempuh pendidikan menengah atas (SMA) telah berkenalan dengan organisasi IPNU, badan otonom NU di kalangan pelajar.
Mantan Ketua DPW Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur ini mengaku sudah ikut kaderisasi dasar dalam IPNU, yaitu masa kesetiaan anggota (Makesta) saat di SMA Negeri 1 Jember, Jawa Timur.
Anas, demikian akrab disapa, menjadi seperti saat ini bukanlah semudah yang orang bayangkan. Apa yang dia capai saat ini buah dari perjuangan dan upayanya membekali diri dengan berbagai kemampuan, termasuk berorganisasi.
Bupati Banyuwangi dua periode ini menceritakan perjalanan kariernya sejak belajar di IPNU sampai bisa menjadi salah seorang Menteri dalam kabinet Indonesia Maju saat ini.
Baca juga:Cerita Suami Istri Kompak Raih Guru Besar Bareng di Unesa
Menurutnya, IPNU mengajarkan dua hal yaitu tentang organisasi dan ilmu keagamaan. "Organisasi ini membuat saya belajar banyak. Karena di samping kita belajar organisasi, juga belajar ilmu keagamaan. Prinsip-prinsip tasamuh, tawasuth, i'tidal kami banyak belajar dari IPNU. Saya senang sekali karena bertemu para senior (sehingga) bisa mendapatkan inspirasi," tutur Anas.
Ia mengaku bersyukur saat menempuh pendidikan menengah atas (SMA) telah berkenalan dengan organisasi IPNU, badan otonom NU di kalangan pelajar.
Mantan Ketua DPW Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur ini mengaku sudah ikut kaderisasi dasar dalam IPNU, yaitu masa kesetiaan anggota (Makesta) saat di SMA Negeri 1 Jember, Jawa Timur.