350 UMKM Produk Syariah Ikuti Fesyar Regional Jawa 2023
Tim langit 7
Sabtu, 30 September 2023 - 07:00 WIB
UMKM tenun gedog Tuban menjadi salah satu peserta Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa 2023.
Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2023, telah dibuka pada Jumat (29/9) sore. Kegiatan ini diselenggarakan Bank Indonesia mulai 29 September hingga 1 Oktober 2023 di Grand Atrium Pakuwon Trade Center, Surabaya.
Sebanyak 150 UMKM produk syariah mengikuti FESyar baik secara offline dan 200 UMKM secara online.
Wagub Jatim Emil Dardak yang hadir dalam upacara pembukaan menyampaikan tema tahun ini “Penguatan Sinergi dan Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Melalui Dukungan Digitalisasi Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Jawa yang Inklusif”. Tema ini memiliki cakupan yang komprehensif dalam mendukung ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.
"Kami sangat terkesan dengan komprehensif nya cakupan dari dan tema FESyar tahun ini baik itu tadi program PAHALA yaitu Halal Value Chain maupun program MASLAHAT yang menekankan pada social investment dan digitalisasi sebagai akselerasi untuk inklusi. Ini semuanya benar-benar On The Spot betul menjawab tiga pilar utama di dalam mengembangkan ekonomi syariah," kata Emil yang juga Ketua Harian KDEKS Jatim.
Baca juga:Fesyar 2023 Perdalam Pemahaman Tentang Ekonomi Syariah
Ketiga pilar utama tersebut ialah pemberdayaan ekonomi syariah, pendalaman pasar keuangan syariah, dan penguatan riset, asesmen, serta edukasi.
Dalam kesempatan tersebut Wagub Emil mengatakan sejatinya hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia telah mengedepankan prinsip syariah. Mulai dari makanan dan minuman, pekerjaan, pakaian, dan lainnya. Hanya perbankan saja yang masih menggunakan dual system.
Sebanyak 150 UMKM produk syariah mengikuti FESyar baik secara offline dan 200 UMKM secara online.
Wagub Jatim Emil Dardak yang hadir dalam upacara pembukaan menyampaikan tema tahun ini “Penguatan Sinergi dan Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Melalui Dukungan Digitalisasi Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Jawa yang Inklusif”. Tema ini memiliki cakupan yang komprehensif dalam mendukung ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.
"Kami sangat terkesan dengan komprehensif nya cakupan dari dan tema FESyar tahun ini baik itu tadi program PAHALA yaitu Halal Value Chain maupun program MASLAHAT yang menekankan pada social investment dan digitalisasi sebagai akselerasi untuk inklusi. Ini semuanya benar-benar On The Spot betul menjawab tiga pilar utama di dalam mengembangkan ekonomi syariah," kata Emil yang juga Ketua Harian KDEKS Jatim.
Baca juga:Fesyar 2023 Perdalam Pemahaman Tentang Ekonomi Syariah
Ketiga pilar utama tersebut ialah pemberdayaan ekonomi syariah, pendalaman pasar keuangan syariah, dan penguatan riset, asesmen, serta edukasi.
Dalam kesempatan tersebut Wagub Emil mengatakan sejatinya hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia telah mengedepankan prinsip syariah. Mulai dari makanan dan minuman, pekerjaan, pakaian, dan lainnya. Hanya perbankan saja yang masih menggunakan dual system.