Mahasiswa dan Dosen Galakkan Program Gemar MTR di Pesantren Darul Aman Gombara Makassar
Muhajirin
Ahad, 08 Oktober 2023 - 13:00 WIB
Sejumlah dosen dan mahasiswa dari dua perguruan tinggi menjalankan program Gerakan Makassar ta Tidak Rantasa (Gemar MTR) di Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Kota Makassar.
Sejumlah dosen dan mahasiswa dari dua perguruan tinggi, masing-masing Universitas Almarisah Madani Makassar dan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Kalimantan Timur menjalankan program Gerakan Makassar ta’ Tidak Rantasa (Gemar MTR) di Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Kota Makassar, Sabtu (7/10/2023).
Para dosen yang terlibat adalah Fhahri Mubarak, Khairuddin, dan Andry Pranata. Adapun mahasiswanya, yakni Miftahul Tazkiyah, Lely Nurdin dan Chindiyana Citra Jaya. Mereka melakukan penelitian di tempat pembuangan sampah pondok pesantren.
Para dosen dan mahasiswa tersebut menggunakan proses 3 R (reduce, reuse dan recycle) atau menanggulangi sampah yang terdiri dari unsur mengurangi, menggunakan ulang dan mendaur ulang sampah tersebut.
Tempat pembuangan sampah 3 R yang digalakkan di Pondok Pesantren Darul Aman Gombara tersebut merupakan program infrastruktur berbasis masyarakat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Hal itu dijalankan dalam rangka membantu Pemerintah Kota Makassar menjalankan program Gerakan Makassar ta’ Tidak Rantasa (Gemar MTR). program tersebut bertujuan mengubah pola pikir masyarakat agar mencintai kebersihan dan selalu hidup bersih.
Beberapa jenis pengabdian yang diberikan adalah membantu mitra dalam mengatasi permasalahan sampah yang menumpuk dengan meningkatkan armada gerobak sampah. Kemudian, melakukan revitalisasi jalur distribusi agar sampah yang telah dipisahkan; sampah organik dan anorganik, dapat didistribusikan secara efektif.
Selain itu, juga ada kegiatan workshop bertema “Edukasi Optimasi Pembuatan Pupuk Kompos dari Sampah Rumah Tangga di TPS 3R Darul Aman”.
Para dosen yang terlibat adalah Fhahri Mubarak, Khairuddin, dan Andry Pranata. Adapun mahasiswanya, yakni Miftahul Tazkiyah, Lely Nurdin dan Chindiyana Citra Jaya. Mereka melakukan penelitian di tempat pembuangan sampah pondok pesantren.
Para dosen dan mahasiswa tersebut menggunakan proses 3 R (reduce, reuse dan recycle) atau menanggulangi sampah yang terdiri dari unsur mengurangi, menggunakan ulang dan mendaur ulang sampah tersebut.
Tempat pembuangan sampah 3 R yang digalakkan di Pondok Pesantren Darul Aman Gombara tersebut merupakan program infrastruktur berbasis masyarakat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Hal itu dijalankan dalam rangka membantu Pemerintah Kota Makassar menjalankan program Gerakan Makassar ta’ Tidak Rantasa (Gemar MTR). program tersebut bertujuan mengubah pola pikir masyarakat agar mencintai kebersihan dan selalu hidup bersih.
Beberapa jenis pengabdian yang diberikan adalah membantu mitra dalam mengatasi permasalahan sampah yang menumpuk dengan meningkatkan armada gerobak sampah. Kemudian, melakukan revitalisasi jalur distribusi agar sampah yang telah dipisahkan; sampah organik dan anorganik, dapat didistribusikan secara efektif.
Selain itu, juga ada kegiatan workshop bertema “Edukasi Optimasi Pembuatan Pupuk Kompos dari Sampah Rumah Tangga di TPS 3R Darul Aman”.