3 Hal Wajib Diperhatikan Guru Agama Saat Ajarkan Moderasi Beragama
Tim langit 7
Senin, 09 Oktober 2023 - 22:00 WIB
ilustrasi
Sebanyak 50 Ketua Kelompok Kerja Guru Madrasah mendapat penguatan wawasan moderasi beragama dan cara mengintegrasikannya pada mata pelajaran di madrasah.
Materi ini disampaikan Staf Khusus Menteri Agama Abdul Rochman saat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang berlangsung di Serang, Banten.
Abdul Rochman mengingatkan para guru agar meSebanyak 50 Ketua Kelompok Kerja Guru Madrasah mendapat penguatan wawasan moderasi beragama dan cara mengintegrasikannya pada mata pelajaran di madrasah.
Materi ini disampaikan Staf Khusus Menteri Agama Abdul Rochman saat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang berlangsung di Serang, Jumat (6/10/2023).miliki wawasan fundamental tentang moderasi beragama. Sebab, mereka bersentuhan langsung dengan generasi masa depan bangsa.
"Sepuluh - duapuluh tahun ke depan mereka yang saat ini belajar di madrasah akan menjadi pemimpin mengelola negara ini. Karenanya, cara pandang dan perspektif mereka harus berbasis para esensi ajaran agama, yakni kemaslahatan dan nilai-nilai kemanusiaan" ujar Abdul Rochman menjelaskan signifikansi moderasi beragama bagi siswa.
"Yang lebih penting dari menghafalkan kata kunci atau definisi adalah guru harus memastikan nilai-nilai moderasi beragama tersampaikan secara baik kepada siswa," sambungnya
Ia menegaskan bahwa dalam menyampaikan moderasi beragama melalui jalur pendidikan ini ada beberapa langkah yang bisa ditempuh. Pertama, melakukan penyisipan (insersi) dalam materi yang relevan diajarkan di madrasah.
Materi ini disampaikan Staf Khusus Menteri Agama Abdul Rochman saat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang berlangsung di Serang, Banten.
Abdul Rochman mengingatkan para guru agar meSebanyak 50 Ketua Kelompok Kerja Guru Madrasah mendapat penguatan wawasan moderasi beragama dan cara mengintegrasikannya pada mata pelajaran di madrasah.
Materi ini disampaikan Staf Khusus Menteri Agama Abdul Rochman saat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang berlangsung di Serang, Jumat (6/10/2023).miliki wawasan fundamental tentang moderasi beragama. Sebab, mereka bersentuhan langsung dengan generasi masa depan bangsa.
"Sepuluh - duapuluh tahun ke depan mereka yang saat ini belajar di madrasah akan menjadi pemimpin mengelola negara ini. Karenanya, cara pandang dan perspektif mereka harus berbasis para esensi ajaran agama, yakni kemaslahatan dan nilai-nilai kemanusiaan" ujar Abdul Rochman menjelaskan signifikansi moderasi beragama bagi siswa.
"Yang lebih penting dari menghafalkan kata kunci atau definisi adalah guru harus memastikan nilai-nilai moderasi beragama tersampaikan secara baik kepada siswa," sambungnya
Ia menegaskan bahwa dalam menyampaikan moderasi beragama melalui jalur pendidikan ini ada beberapa langkah yang bisa ditempuh. Pertama, melakukan penyisipan (insersi) dalam materi yang relevan diajarkan di madrasah.