Cerita Inspiratif Santri Ikuti Pertukaran Mahasiswa di Amerika
Tim langit 7
Selasa, 17 Oktober 2023 - 07:00 WIB
Lintang Ayu Taufiqoh (21) alumnus Pesantren Al-Islahiyyah Mayan Kranding, Mojo, Kediri, berkesempatan belajar di Amerika Serikat, tepatnya di York College of Pennsylvania (YC
Kisah inspiratif Lintang Ayu Taufiqoh (21) patut untuk menjadi contoh. Alumnus Pesantren Al-Islahiyyah Mayan Kranding, Mojo, Kediri, Jawa Timur antusias mendapat kesempatan belajar di Amerika Serikat, tepatnya di York College of Pennsylvania (YCP) melalui program pertukaran pelajar dan mahasiswa.
Lintang adalah putri almarhum Muhammad Asrofudin Budianto alias Mbah Wongso yang pernah menjadi Kasatkornas Banser tahun 1997-2000 ini bercerita tentang awal mula dirinya ikut serta dalam program bergensi tersebut.
“Awalnya saya daftar program ini di akhir Juni 2023 untuk mencari pengalaman yang jauh lebih menantang. Lalu, dapat link pendaftaran dari grup mahasiswa prodi. Karena penasaran, akhirnya saya daftar aja dan nyari berkas-berkas penunjangnya,” ujar Lintang.
Mahasiswi Prodi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengaku sempat kesulitan karena tidak mendapat dukungan dari fakultas.
“Mungkin karena ini program batch 1. Jadi, masih belum banyak yang tahu dan dikira program tidak terpercaya padahal yang menyelenggarakan Kementerian Agama,” ungkapnya.
Baca juga:Siswi Madrasah Tsanawiyah 3 Surabaya Juara Umum Putri Lingkungan Hidup 2023
Gadis kelahiran Magelang ini mengaku bersyukur dan bangga lantaran dirinya menjadi satu-satunya mahasiswi FSH UIN Jakarta yang lolos program MOSMA LPDP Kemenag tersebut. Saat itu, ia tercatat sebagai volunteer (relawan) di Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).
Lintang adalah putri almarhum Muhammad Asrofudin Budianto alias Mbah Wongso yang pernah menjadi Kasatkornas Banser tahun 1997-2000 ini bercerita tentang awal mula dirinya ikut serta dalam program bergensi tersebut.
“Awalnya saya daftar program ini di akhir Juni 2023 untuk mencari pengalaman yang jauh lebih menantang. Lalu, dapat link pendaftaran dari grup mahasiswa prodi. Karena penasaran, akhirnya saya daftar aja dan nyari berkas-berkas penunjangnya,” ujar Lintang.
Mahasiswi Prodi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengaku sempat kesulitan karena tidak mendapat dukungan dari fakultas.
“Mungkin karena ini program batch 1. Jadi, masih belum banyak yang tahu dan dikira program tidak terpercaya padahal yang menyelenggarakan Kementerian Agama,” ungkapnya.
Baca juga:Siswi Madrasah Tsanawiyah 3 Surabaya Juara Umum Putri Lingkungan Hidup 2023
Gadis kelahiran Magelang ini mengaku bersyukur dan bangga lantaran dirinya menjadi satu-satunya mahasiswi FSH UIN Jakarta yang lolos program MOSMA LPDP Kemenag tersebut. Saat itu, ia tercatat sebagai volunteer (relawan) di Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).